Pencarian populer

Punya Enam Musuh, Rossi Paling Sulit Rujuk dengan Marquez

Valentino Rossi dan Marc Marquez saat konferensi pers GP Prancis 2014. Foto: JEAN-FRANCOIS MONIER/AFP

Bulan lalu, Valentino Rossi mengeluarkan pernyataan menarik.

"Baru-baru ini saya coba menghitung (musuh), dan hasilnya ada enam: Biaggi, Gibernau, Capirossi, Stoner, Lorenzo, dan Marquez. (Niki) Lauda dan (James) Hunt menjadi legenda hanya dengan satu rival, saya punya enam," kata Rossi kepada Gazzetta dello Sport pada Februari 2019.

Ya, enam musuh itu memang wajib disebut jika orang-orang mencari rivalitas Valentino Rossi di dunia balap. Ada rival pertama dan utama bagi Rossi: Max Biaggi, hingga Sete Gibernau, dan Loris Capirossi.

Di era MotoGP modern, ada Casey Stoner, Jorge Lorenzo, hingga Marc Marquez. Bagi 'The Doctor', pebalap kelompok inilah yang menorehkan jejak dalam kariernya.

Namun, bukan luka yang membuat Rossi bisa menjadi pebalap yang kuat, melainkan pengalaman.

Dilansir Daily Star dari MCN Sport, Rossi menyulap persaingan di atas lintasan balap sebagai pelajaran untuk terus mengasah kemampuannya.

"Ketika Anda bertarung dengan lawan, Anda akan mendapat pelajaran dan bisa terus mencoba lebih baik," kata Rossi dikutip Rabu (27/3/2019).

"Terutama (persaingan) dengan generasi kedua. Lorenzo, Stoner, dan Marquez membuat saya jadi pebalap yang lebih kuat," imbuh pemilik sembilan gelar balap ini.

Bagi Rossi, dunianya di lintasan balap memang terbagi dalam dua generasi, atau dia sendiri menyebutnya sebagai dua karier yang berbeda.

Bukan dibagi atas kelas 500cc dan MotoGP, melainkan momentum yang terbagi saat berganti tim pada 2011 ke Ducati dan kembali ke Yamaha pada 2013.

"Hingga 2010, para pebalap lain belajar dari saya. Namun, mulai 2013 dan setelah (hengkang) dari Ducati, saya yang belajar dari pebalap lain," kata Rossi.

"Dengan Biaggi, saya tidak punya hubungan seperti sekarang, tapi itu karena kami dasarnya memang tidak berhubungan."

"Dengan Gibernau, kami punya masa sulit tapi kini (hubungan) lebih baik, sama seperti dengan Lorenzo dan Stoner. Dengan Marquez, ini sulit. Saya rasa tidak mungkin untuk perbaiki (hubungan)," ujarnya.

Saat ini, Marquez memang yang terhebat di lintasan MotoGP dengan lima gelarnya sejak debut pada 2013. Adapun, babak pertama rivalitas Rossi-Marquez berawal dari insiden di Sepang pada 2015.

Babak kedua perang komentar antara 'The Doctor' dan rival berjuluk 'Ant of Cervera' itu tersaji di GP Argentina 2018. Imbasnya, Rossi menolak uluran tangan Marquez saat jumpa pers di seri berikutnya.

Meski begitu, baru-baru ini Rossi juga memasukkan Suzuki dalam daftar musuh yang wajib diantisipasinya.

Sejak Alex Rins tampil impresif di akhir musim 2018, kini Suzuki Ecstar punya andalan untuk mendobrak deretan rider top yang itu-itu saja, termasuk Valentino Rossi dan Marc Marquez tadi.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Minggu,19/05/2019
Imsak04:25
Subuh04:35
Magrib17:47
Isya18:59
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.20