kumparan
19 Sep 2019 23:11 WIB

Robert Kubica Tinggalkan Williams di Akhir Musim

Robert Kubica berbicara pada reporter di GP Belgia 2019. Foto: Kenzo Tribouillard/AFP
Kebersamaan Robert Kubica bersama Williams di Formula 1 hanya sampai musim ini beres. Kamis (19/9/2019), Kubica mengumumkan bahwa ia akan meninggalkan tim tersebut begitu musim 2019 selesai.
ADVERTISEMENT
Kubica sempat absen lama dari lintasan jet darat. Delapan tahun tepatnya. Setelah menuntaskan perjalanannya bersama Renault pada 2011, pria asal Polandia itu memilih untuk terjun ke dunia reli.
Tak dinyana, ia justru mengalami kecelakaan fatal pada 2011 yang membuat lengan sebelah kanannya cedera parah. Butuh waktu lama bagi Kubica untuk pulih dari cedera tersebut dan kembali membalap.
Maka, ketika Kubica memutuskan untuk kembali ke dunia F1 --pertama sebagai test driver Williams pada 2018, lalu sebagai pebalap penuh pada 2019--, sambutan hangat pun ia terima.
Sayang, Kubica membalap dengan mobil yang tidak cukup kompetitif. Sepanjang 2019, cuma satu poin yang bisa dikumpulkan Williams --dan itu berasal dari Kubica. Mirisnya, satu-satunya poin itu pun didapatkan karena pebalap yang finis di depan Kubica mendapatkan penalti.
ADVERTISEMENT
"Saya mencari kesempatan berbeda. Untuk mengevaluasi kesempatan yang ada, saya sudah memutuskan bahwa saya tidak akan lanjut membalap bersama Williams setelah tahun ini," ujar Kubica seperti dilansir Reuters.
"Saya membutuhkan banyak waktu untuk memulihkan diri dan kembali ke olahraga ini. Saya sempat bilang, target tahun ini adalah tetap bertahan di F1, tetapi bukan berarti target itu harus mati-matian saya kejar."
"Untuk melakukannya, pertama-tama, saya harus mengembalikan rasa senang dalam membalap. Musim ini adalah musim berat, kalau bicara dari sudut pandang performa, tetapi juga amat menuntut. Kembali membalap di Formula 1 setelah lama absen tidaklah mudah," kata pebalap berusia 34 tahun ini.
Williams belum mengumumkan line-up mereka untuk tahun depan. Namun, ada kabar yang menyebut bahwa Nicholas Lafiti, yang kini membalap di F2, bakal menjadi pengganti Kubica.
ADVERTISEMENT
Sementara, satu pos lainnya kemungkinan besar akan tetap menjadi milik George Russell. Namun, Reuters juga menyebut bahwa ada kemungkinan Nico Hulkenberg masuk dalam pertimbangan.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan