Pencarian populer
11 Januari 2019 13:56 WIB
0
0
Rossi Sebut Morbidelli Akan Jadi Pesaing Kuat di MotoGP 2019
Morbidelli di tes pramusim Sepang. (Foto: MOHD RASFAN / AFP)
Tech 3 tidak lagi menjadi tim satelit bagi pabrikan Yamaha di MotoGP 2019. Penggantinya adalah tim asal Malaysia, Petronas Yamaha SIC, yang mengusung Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli. Nama terakhir adalah murid Valentino Rossi, bintang Yamaha di tim utama.
Grand Prix (GP) 2019 sendiri adalah tahun kedua Morbidelli di kelas tertinggi balap motor ini, sekaligus debut pertamanya bersama tim yang disokong motor Yamaha. Mengomentari bergabungnya Morbidelli ke Yamaha, Rossi pun yakin muridnya di VR46 Academy ini bisa semakin di depan alias kompetitif.
Hal itu pun didukung dengan hasil apik Morbidelli di tes pramusim yang berlangsung di Sirkuit Jerez akhir tahun lalu. Di sesi kedua pada 29 November 2018, Morbidelli finis keenam dengan catatan lap tercepat 1 menit 38,118 detik, mengalahkan nama-nama seperti Andrea Dovizioso, Johann Zarco, pun Valentino Rossi.
"Franco luar biasa dalam debutnya bersama Yamaha karena dia langsung kuat. Jadi, tahun depan (2019) dia bisa menjadi masalah (bagi kompetisi balap)," ujar Rossi dilansir Motorsport, Jumat (11/1/2019).
Namun, pebalap berjuluk 'The Doctor' ini tidak memungkiri YZR-M1 teranyar masih butuh banyak perkembangan. "Franco senang dengan Yamaha karena motornya memberikan pengaruh yang baik. Motor Yamaha selalu menjadi rekan bagi pebalap, tapi memang saat ini kami masih kurang cengkeraman dan Franco juga merasa seperti itu," ujar Rossi.

Valentino Rossi GP Spanyol 2018. (Foto: JORGE GUERRERO / AFP)

Menurut bos Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis, Morbidelli mendapatkan YZR-M1 dengan versi yang sama seperti Rossi dan Maverick Vinales. Motornya itu disebut motor spesifikasi 'A', sementara Quartararo akan mendapat motor 'B'.
Morbidelli mengaku masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan YZR-M1. Yang pasti, motor Yamaha dinilainya lebih mudah dikendarai ketimbang RC213V Honda saat masih bersama Marc VDS musim lalu.
"Motor ini (YZR-M1) melaju dengan mulus, dan itulah yang dibutuhkan untuk bisa melaju dengan cepat. Saya juga mencari alurnya, inilah yang saya coba lakukan saat ini," kata Morbidelli usai mengikuti tes di Jerez, Spanyol, dilansir Motorsport.
"Tentunya Yamaha membantu untuk menjaga intensitas dan ritme balapan. Ini tidak menyulitkan fisik seperti motor Honda, jadi para pebalap bisa fokus kepada aspek lain dari motor," sebut pebalap yang finis ke-15 di klasemen 2018 ini.
"Ketika saya pertama turun di lintasan (dengan motor Yamaha), saya belajar dan paham lebih banyak. Namun masih terlalu cepat untuk mengerti semuanya. Saya masih butuh waktu lagi untuk mengerti bagaimana memanfaatkan kecepatannya," ujar Morbidelli mengakhiri.
MotoGP musim 2019 sendiri masih menyisakan dua tes lagi sebelum GP Qatar resmi dibuka pada 7-10 Maret. Tes pramusim tersisa bakal dilakoni Morbidelli, Rossi, dan para pebalap andal lain di Sirkuit Sepang, Malaysia, pada 6 Februari mendatang dan dilanjutkan di Sirkuit Losail, Qatar, pada 23 Februari.


Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2018 © PT Dynamo Media Network
Version: web: