kumparan
4 Sep 2018 19:30 WIB

Rute Pawai Obor Asian Para Games 2018: Dari Grobogan Sampai Jakarta

Countdown 100 hari jelang Asian Para Games. (Foto: Karina Nur Shabrina/kumparan)
Setelah Asian Games 2018 ditutup, rangkaian hajat multievent terbesar se-Asia belum usai. Masih ada satu agenda lagi bagi atlet difabel yakni Asian Para Games 2018 yang digelar hanya di Jakarta.
ADVERTISEMENT
Sama seperti Asian Games, Asian Para Games 2018 juga bakal ditandai lebih dulu dengan agenda torch relay (pawai obor) sebelum dibuka pada 6 Oktober mendatang. Pawai obor akan dimulai pada Rabu (5/9/2018) di Grobogan dengan pengambilan Api Abadi Mrapen.
Asian Para Games sendiri bakal mempertandingkan 18 cabang olahraga (cabor) dan diikuti 42 negara peserta, jumlah peserta terbanyak sejak pesta olahraga atlet difabel ini pertama dihelat pada 2010 di Guangzhou.
Sudah tak sabar menyambut edisi ketiga yang berlangsung di Ibu Kota Jakarta? Lebih dulu cek jadwal pawai obor Asian Para Games 2018 hingga akhirnya obor menjadi kunci opening ceremony di Stadion Utama Gelora Bung Karno, 6 Oktober mendatang.
1. Grobogan, 5 September 2018
ADVERTISEMENT
Pengambilan Api Abadi Mrapen di Grobogan, Jawa Tengah. Setelah itu dibawa menuju tugu batas kota antara Solo dan Karanganyar.
2. Solo, 5 September 2018
Di Solo, torch relay akan melewati Jalan Kolonel Sugiyono, Jalan Sumpah Pemuda, Jalan Brigjend Katamso, Jalan Tentara Pelajar (Tugu Jembengan), Jalan Insinyur Sutami, Jalan Ir. Djuanda, Jalan Urip Sumoharjo (Pasar Gede), Jalan Sudirman (putar balik), Balaikota Solo, dan Benteng Vastenburg (festival).
3. Ternate, 9 September 2018
Dari Solo sebagai pusat Kantor National Paralympic Committee (NPC) Indonesia, obor diarak menuju Ternate, Maluku Utara. Tiba lebih dulu di Kedaton Sultan Ternate, obor dibawa ke Lapangen Salero, Jalan Sultan M. Djabir Syah, Lapangan Landmark, Jalan Pahlawan Revolusi, Pantai Falajawa, Jalan Ahmad Yani, Jalan Arnold Manahutu, Jalan Seruni, Jalan Yos Sudarso, ex Kantor Walikota Ternate, dan Gelora Kieraha.
ADVERTISEMENT
Countdown 100 hari jelang Asian Para Games. (Foto: Karina Nur Shabrina/kumparan)
4. Makassar, 12 Septembe 2018
Rute: Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Haji Bau, Jalan Somba Opu, Jalan Penghibur, Jalan Ahmad Yani, dan Lapangan Karebosi.
5. Denpasar, 16 September 2018
Rute: Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jalan Suropati, Jalan Kapten Agung, Jalan Letda Made Putra, Jalan PB Sudirman, Jalan Dewi Sartika, Jalan Teuku Umar, Jalan Imam Bonjol, Jalan Thamrin, Jalan Wahidin, Jalan Setiabudi, Jalan Cokroaminoto, Jalan Gatot Subroto Tengah dan Timur, Jalan By Pass Ngurah Rai Nusa Dua, Jalan Hang Tuah, Jalan Puputan, Jalan Kusuma Atmaja, dan Lapangan Renon Barat.
6. Pontianak, 19 September 2018
Rute: Pendopo Balaikota Pontianak, Jalan Rahadi Oesman, Jalan Pak Kasih, Jalan Hasanuddin, Jalan KH. Wahid Hasyim, Jalan A. Dahlan, Jalan A. Yani, Jalan Veteran, Jalan Gajah Mada, Jalan Pattimura, Jalan Diponegoro, Jalan Tanjung Pura, Jalan Rahadi Oesman, dan Alun-Alun Kapuas.
ADVERTISEMENT
7. Medan, 23 September 2018
Rute: Pendopo Walikota, Jalan Raden Saleh, Jalan Imam Bonjol, Jalan Juanda, Jalan Brigjend Katamso, Jalan Pemuda, Jalan Balaikota, simpang Jalan Taman Merdeka, dan Lapangan Merdeka.
8. Pangkal Pinang, 26 September 2018
Rute: Jembatan Emas, Jalan Depati Hamzah, Jalan Soekarno Hatta, dan Alun-Alun Taman Merdeka.
9. DKI Jakarta, 30 September 2018
Rute: Balaikota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jalan MH. Thamrin, Bunderan HI, Jalan Imam Bonjol, Jalan HOS Tjokroaminoto, Jalan HR. Said, Jalan Cassablanca, Jalan Abdullah Syafe'i, Jalan Jatinegara Barat, Jalan Matraman, Jalan Salemba Raya, Jalan Kramat Jaya, Jalan Gunung Sahari, Jalan Mangga Dua Raya, Jalan Mangga Besar, Jalan Gajah Mada, Jalan Majapahit, Jalan Merdeka Barat, Jalan MH. Thamrin, Bunderan HI, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Pintu 1 Senayan, dan masuk Gelora Bung Karno.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan