kumparan
7 Jul 2018 9:19 WIB

Sering Jumpa di Latihan, Fajar/Rian Yakin Kalahkan Marcus/Kevin

Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan)
Sebagai wakil terakhir Indonesia di babak perempat final Indonesia Open 2018, Jumat (6/7/2018), Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto menorehkan catatan positif. Bertanding dengan dukungan ribuan suporter di Istora Gelora Bung Karno, mereka menundukkan unggulan ketiga turnamen, Zhang Nan/Liu Cheng (China), dengan skor 21-18, 18-21, dan 25-23.
ADVERTISEMENT
Pada gim ketiga, Fajar/Rian unggul 11-7 memasuki interval. Sayangnya skor ganda peringkat 10 dunia itu disamakan Zhang/Liu menjadi 14-14. Sejak itu, poin berubah sengit hingga 19-19.
Setelah Fajar/Rian mengamankan match point 20-19, andalan China itu kembali memaksa skor berganti 20-20. Sempat terjadi empat kali match point sebelum Indonesia menutup laga dengan skor 25-23.
"Saya tidak menyangka menang, di poin kritis ketinggalan. Di pikiran kami fokus satu poin satu poin. Saat match point 20, ada satu keyakinan bisa. Satu demi satu intinya," kata Fajar dalam sesi jumpa pers.
Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan)
Menyoal kemenangan lawan di gim kedua, Fajar berujar hal itu disebabkan pola permainan Zhang Nan yang berubah. Sebagai pemain rangkap di ganda campuran, Zhang Nan bisa lebih menekan serangan.
ADVERTISEMENT
"Gim kedua mereka ubah pola permainan. Mereka juga kaya main mixed, main pressing ditambah mereka menang angin. Bola ke kami tidak enak. Kami kurang siap. Bola depan kami jadi kagok," ujar Fajar menambahkan.
Pebulu tangkis Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon dan Kevin Sanjaya Sukamuljo, pada Turnamen Bulu Tangkis Blibli Indonesian Open 2018 di Istora Senayan, Jakarta, kamis (5/7). (Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan)
Adapun di babak empat besar, Sabtu (7/7), Fajar/Rian tak patah semangat meski berhadapan dengan kompatriotnya, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo. Di atas kertas, lawan yang berjuluk Minions itu tentu diunggulkan karena menempati posisi satu dunia.
"Mereka memang cepat dan kuat mental. Kami sering ketemu di latihan, tetapi kapan lagi bisa melawan Marcus/Kevin, apalagi di rumah sendiri," ucap Fajar.
"Orangtua saya babak pertama nonton. Pada babak kedua dan sekarang, mereka sudah pulang. Katanya kalau lawan Minions mau datang lagi," pungkasnya.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan