Pencarian populer
Bola & Sports

Sirkuit Sepang: Lebih Banyak Tikungan Kanan, Suhu Panas pada Ban

Balapan di Sirkuit Sepang, Malaysia. (Foto: Mohd. Rasfan/AFP)

Suhu trek yang panas, aspal yang merusak, hingga kemungkinan hujan deras. Tiga ujian itu akan merepotkan ban motor di ajang MotoGP. Well, selamat datang di Grand Prix (GP) Malaysia!

Ketiga kondisi tersebut memang identik dengan balapan di Negeri Jiran Malaysia yang berlangsung di Sirkuit Sepang, Selangor. Sebagai seri ke-18 musim ini, GP Malaysia berlangsung 2-4 November.

Di trek sepanjang 5,5 kilometer itu —salah satu yang terpanjang dalam kalender MotoGP, ban yang digunakan juga harus mengatasi kondisi tikungan yang lambat, trek lurus yang cepat, ditambah dengan cuaca panas dan kelembaban khas negeri tropis.

Nantinya, para rider andal kuda besi akan menjajal 20 putaran dengan lima tikungan kiri dan 10 tikungan kanan serta trek lurus terpanjang 920 meter.

Tak hanya pebalap, produsen ban Michelin pun bakal diuji di GP Malaysia. Produsen ban MotoGP asal Prancis ini membawa Michelin Power Slicks dengan kompon soft, medium, dan hard baik untuk ban depan maupun belakang.

Desainnya, simetris untuk ban depan, sementara ban belakang yang disediakan punya desain asimetris dengan sisi sebelah kanan yang lebih keras, menyesuaikan tikungan kanan yang lebih banyak.

Selain untuk kondisi kering, Michelin juga mengantisipasi hujan di Sepang. Tersedia produk Michelin Power Rain dengan kompon soft dan medium bagi ban depan maupun belakang.

"Sirkuit Sepang adalah trek yang ideal untuk menguji ban dan motor. Permukaan trek diperbarui pada 2016, jadi sekarang akan lebih baik," kata manajer Michelin Motorsport, Piero Taramasso, dilansir laman resmi MotoGP, Kamis (1/11/2018).

"Ini akan menjadi salah satu tempat terpanas yang kami kunjungi. Tak aneh jika di Sepang suhu bisa mencapai 50° Celcius. Ban juga terpapar suhu tinggi," imbuhnya.

Taramasso pun berujar bahwa GP Malaysia 2018 merupakan puncak rangkaian tur MotoGP seri Asia Pasifik setelah lebih dulu mampir ke Thailand, Jepang, dan Australia.

"Sejauh ini, semuanya adalah trek yang penting bagi Michelin juga MotoGP. Kami merasa senang bisa mendukung balapan di tiga tempat itu, dan kini Michelin pun akan menyokong balapan di Malaysia," pungkasnya.

Musim lalu, sebelum Sirkuit Buriram masuk dalam kalender, GP Malaysia menjadi seri ke-17 dari 18 jadwal yang ada. Pada 29 Oktober 2017, Andrea Dovizioso (Ducati Corse) menjadi pemenang diikuti rekan setimnya, Jorge Lorenzo.

Johann Zarco (Yamaha Tech 3) menjadi rookie monster dan saat itu puas finis ketiga mengalahkan Marc Marquez (Repsol Honda) yang finis di belakangnya. Musim ini, Marquez bakal tampil dengan titel juara 2018 yang sudah disegelnya di GP Jepang.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: