• 0

Target Baru Lorenzo Bersama Ducati: Raih Gelar Juara Dunia MototGP

Target Baru Lorenzo Bersama Ducati: Raih Gelar Juara Dunia MototGP


Jorge Lorenzo

Lorenzo merayakan kemenangan. (Foto: REUTERS/Jon Nazca)
Jorge Lorenzo melanjutkan cerita manisnya bersama Ducati. Usai meraih kemenangan perdana di Grand Prix (GP) Italia dua pekan lalu, pebalap berusia 32 tahun tersebut merengkuh podium pertama di GP Catalunya, Minggu (17/6/2018) malam WIB.
Memulai balapan dari barisan paling depan, penampilan Lorenzo begitu konsisten sepanjang 23 putaran, hingga akhirnya sukses mengasapi Marc Marquez di posisi dua dengan selisih 4,4 detik dan Valentino Rossi di posisi ketiga. Berkat kemenangan ini pula, posisi Lorenzo di papan klasemen terangkat ke tempat keenam.
Namun, tak hanya peringkatnya yang naik. Kemenangan ini pun mendongkrak kepercayaan diri dan keyakinan Lorenzo soal target prestasi yang ingin ia capai di musim balap 2018. Tak tanggung-tanggung, Lorenzo yang tertinggal 49 poin dari Marquez di puncak klasemen, optimistis bisa bersaing meraih gelar juara dunia MotoGP.
"Well, kabar buruknya adalah kami cukup jauh dari Marquez. Kabar baiknya adalah masih ada banyak balapan tersisa di musim ini. Sebelum balapan di Mugello, hal ini (berebut gelar juara dunia) hampir musthail. Sekarang sangat memungkinkan, meski akan sangat-sangat sulit, kami masih punya kesempatan," kata Lorenzo dilansir Speedweek.
"Jujur saja, banyak hal bisa berubah dengan cepat di kelas balapan ini. Saya mungkin saja bisa kehilangan banyak poin di balapan yang sulit, tapi saya hidup kembali sekarang," tambahnya.
Langkah Lorenzo untuk mewujudkan ambisinya memang masih berat karena ada 12 seri balapan tersisa di musim ini. Akan tetapi, sosok berjuluk X-Fuera ini punya keyakinan kuat terhadap motor Desmosedici yang dirasa makin kuat dan cocok usai dilakukan beberapa penyetelan ulang pada akhir Mei lalu.
"Musim lalu kami tidak bagus, hasil memuaskan sangat jauh dari harapan. Sekarang motor kami lebih kompetitif, saya merasa hebat. Setelan motor sejauh ini ini adalah yang paling komplet, itu pertanda bagus. Tapi, kami harus sabar, sangat bagus jika tidak ada tekanan. Kami tidak perlu terlalu berambisi," pungkasnya.
Menyalip 49 poin memang bukan perkara sederhana buat Lorenzo, apalagi bukan hanya dirinya yang punya ambisi meraih gelar juara. Nama-nama beken macam Andrea Dovizioso dan Rossi, masih menjadi salah dua pebalap yang difavoritkan musim ini.
Namun, menilik penampilan impresif di dua balapan beruntun, Lorenzo memberi sinyal sudah menemukan kesesuaian antara gaya balapnya dengan Desmosedici. Jika mampu mempertahankan performa seperti itu, bukan tidak mungkin 'target anyar' Lorenzo memperebutkan gelar juara MotoGP bakal terwujud.


SportsMotoGPDucati CorseJorge Lorenzo

presentation
500

Baca Lainnya