Pencarian populer

Target LCR Honda di MotoGP 2019: Finis 4 Besar

Crutchlow rayakan kemenangan GP Argentina. (Foto: REUTERS/Marcos Brindicci)

Musim balap 2018 berpotensi jadi titik tertinggi LCR Honda selama berkiprah di kelas MotoGP. Namun, Lucio Cecchinello selaku pemilik tim asal Monako tersebut tetap memendam ambisi untuk terus mencapai titik lebih tinggi.

Sejak mentas di MotoGP pada musim 2006, pebalap LCR paling bagus mengakhiri musim di posisi ketujuh. Itu diwujudkan Stefan Bradl 2013 dan Cal Crutchlow pada 2016.

Besar kemungkinan, capaian tersebut dapat dilampaui LCR pada musim ini. Saat balapan menyisakan dua seri--Malaysia dan Valencia--Crutchlow masih bertengger di posisi kelima dengan koleksi 148 poin. Pebalap Inggris ini memang dipastikan absen sampai akhir musim karena cedera, tetapi posisinya masih mungkin tak tergusur melihat gap 11 angka atas rider Ducati, Danilo Petrucci.

Prestasi Crutchlow lantas membahagiakan Cechienello. Maklum saja, lantaran sejak memimpin LCR secara penuh waktu, sang patron tak pernah melihat pebalapnya finis di lima besar. Bahkan, pebalap sekelas Casey Stoner saja tak sempat mengukir prestasi seperti itu saat membela LCR di kelas MotoGP pada 2006.

"Ini musim yang menarik. Kami memenangi balapan di Argentina, mendapatkan tempat ketiga di Mizano, dan posisi kedua yang sangat bagus di Jepang. Pada dasarnya, kami sudah merasakan podium di setiap posisi: pertama, kedua, dan ketiga," tutur Cecchinello ketika menjawab pertanyaan dari kumparanSPORT di Hotel Sama-sama, Sepang, Sabtu (3/10).

"Bagi kami, musim ini menghadirkan hasil cukup bagus, mengingat kami juga sempat menuntaskan beberapa balapan di posisi keempat atau kelima. Jadi, saya melihat capaian kami sudah mendekati ekspektasi yang ditetapkan saat pramusim," katanya menambahkan.

Namun, kata puas tak pernah ada di dalam kamus Cechinello yang sempat berlaga di kelas 125cc semasa menjadi pebalap. Dia berharap, setelah pulih dari cedera dan mengarungi balapan musim depan, Crutchlow bisa semakin impresif dan bahkan semakin merapatkan jarak dengan pebalap papan atas.

Pemilik LCR Honda, Lucio Cecchinello. (Foto: Anju Christian Silaban/kumparan)

"Kami tentu mengharapkan hasil lebih baik dan tentu saja semakin tinggi tempat yang ingin Anda raih, tingkat kesulitannya kian besar," ucap Cechinello.

"Saat ini, kami berada di posisi kelima. Target kami menyelesaikan musim ini di tempat tersebut. Kemudian untuk musim depan, kami coba finis di posisi keempat. Entah apakah ini memungkinkan atau tidak. Namun, saya berjanji, kami akan mencobanya," ujar dia lagi.

Tidak mudah tentunya bagi Crutchlow dan LCR untuk memenuhi keinginan bosnya. Lihat saja para pebalap di zona empat besar sementara ini. Bertengger nama-nama beken, mulai dari Marc Marquez (Repsol Honda), Andrea Dovizioso (Ducati), Valentino Rossi, dan Maverick Vinales (Movistar Yamaha). Musim depan, persaingan bisa jauh lebih ketat karena Jorge Lorenzo bergabung dengan Honda sebagai rekan setim Marquez.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Sabtu,25/05/2019
Imsak04:26
Subuh04:36
Magrib17:47
Isya19:00
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.23