kumparan
29 Mar 2019 18:01 WIB

Target Utama Lorenzo di MotoGP Argentina: Jangan Sampai Jatuh

Pebalap Repsol Honda, Jorge Lorenzo, tak ingin memasang target tinggi pada MotoGP Argentina 2019. Foto: twitter/motogp
Akan sulit bagi Jorge Lorenzo untuk menemukan performa terbaiknya pada MotoGP Argentina 2019. Saat balapan yang digelar di Autodromo Termas de Rio Hondo, Senin (01/04/2019) dini hari WIB, kondisinya belum 100 persen bugar.
ADVERTISEMENT
Sejatinya, Lorenzo sendiri tak memiliki persiapan yang matang untuk beradaptasi dengan motor Honda. Bahkan, ia juga sempat absen dalam tes pramusim di Sirkuit Sepang, Malaysia. Penyebabnya adalah karena ia belum benar-benar pulih dari cedera saat berlatih motocross.
Akibat dari kondisi itu pula yang membuat X-Fuera, julukan Lorenzo, gagal tampil maksimal dalam balapan MotoGP Qatar. Start dari posisi ke-15, pebalap asal Spanyol itu finis di urutan ke-13.
Karenanya, ia pun tak mau bicara muluk-muluk soal target dalam balapan MotoGP Argentina. Kali ini, Lorenzo hanya berharap tidak terjatuh saat balapan, karena ini bisa membuat cederanya semakin parah.
"Yang pasti saya akan berusaha untuk tidak jatuh lagi. Saya mengalkulasi, dalam satu atau dua balapan lagi saya akan fit. Jadi sangat penting untuk tidak crash lagi. Mungkin saya perlu mengambil satu margin tambahan soal keselamatan, tapi jelas saya juga ingin mendapatkan hasil terbaik," kata Lorenzo, dilansir Motorsport.
ADVERTISEMENT
Pada MotoGP Qatar, Lorenzo pun terpaksa menjalani balapan dalam kondisi badan yang sakit. Ia merasakan sakit di tulang rusuknya saat mengerem dan mengubah arah. "Tentu obat penghilang rasa sakit banyak membantu, tidak tidak semua rasa sakit hilang," jelasnya.
"Soal pergelangan tangan, saya merasa lebih baik daripada di Qatar. Cukup lama pemulihannya, saya masih tak bisa melakukan push up karena tekanan masih membuat lengan saya sakit," tambah Lorenzo.
Tak hanya Lorenzo, Marc Marquez, rekan setimnya, juga belum benar-benar pulih dari cederanya. Hingga kini, efek dari cedera bahu yang dideritanya sejak seri terakhir musim 2018 masih begitu terasa.
Di sisi lain, Lorenzo juga tak pernah meraih hasil menggembirakan di Argentina. Mantan rekan Valentino Rossi di Yamaha ini baru sekali naik podium (2014) di posisi ketiga. Di musim 2016 dan 2017, ia tak mampu mencapai garis finis dan di musim 2014 finis di posisi ke-15.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan