Pencarian populer

Valentino Rossi: Motor Yamaha Lebih Lambat 20 Detik

Valentino Rossi mengikuti sesi latihan bebas GP Jerman 2019 di Sachsenring. Foto: Tobias SCHWARZ/AFP
Dalam kurun satu tahun, Valentino Rossi mendapatkan hasil yang jauh berbeda pada GP Jerman di Sachsenring.
ADVERTISEMENT
Pada GP Jerman 2018, rider kawakan Yamaha ini finis sebagai runner-up di belakang Marc Marquez (Repsol Honda). Saat itu, Rossi menuntaskan balapan selama 41:07,215 detik dengan jarak 2,196 detik dari sang rival.
Musim ini, 'The Doctor' hanya puas finis kedelapan. Pemenangnya masih sama, yakni Marquez, yang finis di posisi pertama dengan waktu 41:08,276 detik atau berjarak 19,110 detik dari Rossi.
Melihat perbandingan catatan waktu saja, Rossi bisa menegaskan masalah yang dialaminya. Masalah tersebut bersumber dari performa motor Yamaha.
Jika tak diperbaiki, rider berusia 40 tahun ini mengatakan akan sulit melanjutkan balapan sepanjang musim ini.
"Anda tahu masalah saya hari ini? Saya lebih lambat 20 detik dari balapan saya tahun lalu. Kita tak bicara lima tahun lalu, tapi (hanya) 12 bulan," ucap Rossi dilansir GP One.
ADVERTISEMENT
"Jika rider lain meningkat 20 detik dan saya tidak, itu akan menjadi akhir segalanya. Tapi saya tegaskan, saya tidak bermasalah dengan fokus balapan dan motivasi," imbuhnya.
Selain perbandingan waktu di Sachsenring, penampilan Rossi juga menurun dilihat dari perolehan poin di klasemen sementara. Hingga paruh musim 2019, pemilik nomor 46 ini hanya punya 80 poin dari sembilan seri --dengan tiga catatan buruk gagal finis.
Tahun lalu, Rossi lima kali tampil di podium (GP Qatar, Prancis, Italia, Catalunya, dan Jerman) dengan total tujuh kali finis Top 5 hingga penutup paruh pertama musim.
Penampilan Valentino Rossi pada balapan GP Jerman 2019, Minggu (7/7/), di Sachsenring. Foto: Dok. Yamaha MotoGP
"(Musim ini) hingga Le Mans (Prancis) saya masih baik-baik saja, tapi kemudian tiga kali tanpa poin (nol) dan hanya dapat delapan poin dari empat seri. Itu menjelaskan hasil (klasemen)," kata Rossi.
ADVERTISEMENT
"Tahun lalu saya empat kali podium di lima race (beruntun) dan saat itu saya sudah tua, 39 tahun. Jadi ada yang salah, saya tak bisa lanjut dengan motor (saat ini)," tegasnya.
Saat ditanya apa masalah pada YZR-M1 andalannya selain faktor ban, Rossi tidak menyebutnya secara pasti. Namun, dia mengatakan semua terjadi karena pengaturan motor yang banyak diubah.
"Saya tidak bisa keluar tikungan dengan nyaman. Tahun ini, M1 menggunakan pengaturan yang berbeda," ujar Rossi.
"Bagi saya dan Franco (Morbidelli) itu cukup sulit, tapi untuk Maverick (Vinales) dan Fabio (Quartararo) membuat mereka lebih kuat," imbuhnya.
"Jadi kami harus menganalisis masalah itu dan memanfaatkan jeda musim panas untuk mengisi ulang energi jelang paruh kedua," pungkas Rossi.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan dan Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.80