Pencarian populer
13 Juli 2018 0:13 WIB
0
0
Video: Karena Zohri, Indonesia Raya Berkumandang di Finlandia
Lalu Muhammad Zohri usai seremoni pengalungan medali emas 100 meter putra di World U-20 Championships, Finlandia. (Foto: Dok. Dubes RI di Finlandia, Wiwiek S Firman)
Pujian, doa, dukungan, dan janji berupa bonus mulai dari rumah hingga beasiswa telah diterima Lalu Muhammad Zohri. Teranyar di Ratina Stadium, Kota Tampere, Finlandia, pelari berusia 18 tahun itu mendapat penghormatan luar biasa dari publik setempat.
Zohri sendiri merupakan juara dunia baru sekaligus pencetak rekor bagi Indonesia di nomor lari 100 meter putra pada IAAF World U-20 Championships yang dihelat di tempat yang sama. Bertanding Rabu (11/7/2018) 20:02 waktu setempat atau Kamis (12/7/2018) dini hari WIB, ia finis tercepat dengan waktu 10,18 detik.
Torehan emas itu didapat usai mengalahkan dua sprinter andalan Amerika Serikat, Anthony Schwartz yang finis 10,22 (.211) detik dan Eric Harrison di tempat ketiga dengan waktu 10,22 (.220) detik serta pelari lain asal Afrika Selatan, Jamaika, Inggris, Swedia, hingga Jepang.
Nah, Kamis (12/7) sekitar pukul 17:00 waktu setempat atau 22:00 WIB berlangsung seremoni pemberian medali bagi para pemenang. Tampil di podium, Zohri sang juara dunia asal Kabupaten Lombok Utara itu pun mampu membuat Indonesia Raya berkumandang di Ratina Stadium.
Dari video yang diterima kumparanSPORT, Zohri terlihat menerima tepuk tangan meriah dari tamu undangan serta penonton yang hadir di stadion. Saat Indonesia Raya dikumandangkan, semua yang hadiri pun berdiri dengan suasana khidmat.
"Sejalan dengan tingginya penghormatan HAM di Finlandia, maka penonton di sini sangat menghargai siapa pun sang juara. Mereka (penonton) tertib mendengarkan kumandang lagu Indonesia Raya," ungkap Duta Besar Indonesia untuk Finlandia, Wiwiek Setyawati Firman kepada kumparanSPORT.
Sementara dari layar raksasa yang ada, Zohri terlihat tegap berdiri dengan sorot ekspresi bangga saat mendengarkan lagu kebangsaan bergema di Ratina Stadium. Wiwiek sendiri hadir di tempat bersama Pejabat Penerangan KBRI Helsinki Rizki Kusumastuti.
Usai seremoni pengalungan medali, Zohri serta dua pelatih yang ikut, yakni Erwin Renaldo Maspaitella dan Kikin Ruhuddin, akan mengikuti agenda workshop yang dihelat panitia IAAF World U-20 Championships pada Minggu (15/7).
Menurut Wiwiek, panitia penyelenggara ingin mendengar masukan dari Zohri dan pelatih menyoal cara berlatih hingga bisa melahirkan juara dunia pertama dari Tanah Air. Selama ini, titel tersebut selalu diamankan Amerika Serikat dan Jamaika.
Tak hanya menjadi juara dunia U-20, Zohri yang masih duduk di bangku kelas 3 SMA ini juga menyegel rekor nasional (rekornas) junior pribadi dari 10,25 detik menjadi 10,18 detik. Di usia muda, rekornas Zohri itu hanya selisih 0,01 detik dari rekornas senior 10,17 detik milik Suryo Agung Wibowo.


Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2018 © PT Dynamo Media Network
Version: web: