Pencarian populer

Vinales: Lorenzo Membuat Kesalahan seperti Rookie

Pebalap Yamaha, Maverick Vinales, melakoni sesi latihan bebas di GP Valencia 2018. Foto: JOSE JORDAN/AFP
Jorge Lorenzo, pebalap kawakan yang musim ini menjadi rider anyar Repsol Honda, berulah di GP Catalunya 2019, Minggu (16/6/2019).
ADVERTISEMENT
Akibat kesalahan Lorenzo di Tikungan 10 Circuit de Barcelona, tiga pebalap lain terjatuh saat balapan baru berlangsung dua lap.
Salah satunya adalah Maverick Vinales (Monster Energy Yamaha). Pebalap asal Spanyol itu tengah asyik melaju di posisi tiga, di belakang Andrea Dovizioso (Ducati) dan Marc Marquez (Repsol Honda).
Insiden terjadi ketika Lorenzo yang ada di posisi empat mengerem. Seketika itu juga ia menyeruduk belakang motor Dovi. Keduanya terjatuh dan menghantam Vinales.
Dewi Fortuna pun belum berpihak kepada Valentino Rossi, rekan setim Vinales. Rossi yang muncul dari belakang memang sempat berusaha menghindari motor RC213V nomor 99 milik Lorenzo. Namun, The Doctor akhirnya kehilangan keseimbangan karena tak berhasil menghindar sehingga terjatuh ke luar lintasan.
ADVERTISEMENT
Vinales tak memberi ampun kepada Lorenzo atas insiden yang membuatnya kehilangan poin di seri ketujuh. Ia bahkan meminta Direksi Balap MotoGP memberikan penalti kepada seniornya itu.
"Saya berharap Direksi Balap melakukan sesuatu. Contohnya, dia (Lorenzo) bisa saja start dari posisi terakhir di balapan berikutnya," tegas Vinales, seperti dikutip dari GP One.
"Dia melibatkan empat pebalap. Bukan saja merusak balapan saya, tapi juga Valentino dan Andrea yang berjuang menjadi juara. Dia bahkan tidak ke garasi (Yamaha) untuk minta maaf," jelasnya.
Vinales sendiri mengaku sudah menerka kedatangan petaka di Tikungan 10. Ketika tiba di braking point, pebalap berusia 24 tahun ini melihat Lorenzo melaju terlalu miring.
"Menurut saya, dia tak seharusnya berbelok seperti itu. Jika dia menunggu sedikit lagi di bagian lurus, dia tentu bisa melewati tikungan," kata Vinales.
ADVERTISEMENT
Andrea Dovizioso (04) dan Marc Marquez (93) memimpin barisan para rider di GP Catalunya 2019. Foto: LLUIS GENE/AFP
Kondisi Lorenzo yang masih beradaptasi dengan RC213V Honda tidak meringankan penilaian Vinales untuk juara dunia 2015 itu. Baginya, kesalahan itu tidak pantas dilakukan oleh pebalap sekelas Lorenzo.
"Tekanan bukanlah alasan. Saya tidak paham manuver itu. Saya juga sering berada dalam tekanan ketika hasil balapan tidak sesuai, tapi saya tidak pernah melakukan kesalahan seperti itu," ucap Vinales.
"Dia seharusnya tidak memaksa dan melaju lurus, masih ada area kosong. Manuvernya itu malah merusak balapan rider lain."
"Bagi saya, Lorenzo membuat kesalahan seperti rookie. Dia memang sudah lima kali juara dunia, tapi terkadang Anda tetap harus berpikir panjang ketika berada di atas motor," sindirnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan dan Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.86