kumparan
15 Sep 2017 18:26 WIB

5 Cara Membuat Bos Terkesan dengan Pekerjaanmu

Ilustrasi bos. (Foto: Pixabay.)
Siapa bilang karyawan baru tidak bisa mengerjakan pekerjaan dengan baik? Simak tipsnya di sini.
ADVERTISEMENT
Banyak hal-hal yang dialami oleh karyawan baru yang baru mendapatkan kerja untuk pertama kalinya. Mulai dari kurang paham mengenai pekerjaan yang diberikan, kurang beradaptasi dengan lingkungan pekerjaan, sulit bersosialisasi karena masih malu-malu menyapa orang sekantor, termasuk juga atasan.
Hal ini umumnya seringkali dialami para karyawan baru. Mereka terkadang sering 'dilupakan' oleh atasannya karena dianggap masih baru dan belum dipercaya untuk mengerjakan pekerjaan yang sulit.
Apakah kamu salah satunya? Jika iya, mungkin kamu bisa menerapkan tips ini untuk membuat atasan terkesan dengan pekerjaanmu, seperti dilansir dari Inc:
1. Jangan Takut Berbicara tentang Pembaharuan
Biasanya karyawan baru memberikan angin segar pada tim di sebuah perusahaan karena mereka berkesempatan untuk memberikan opini tentang apa yang harus diperbaiki dalam struktur perusahaan.
ADVERTISEMENT
John Rood, presiden dari perusahaan Next Step Test Prep mengatakan bahwa ia mengapresiasi jika ada karyawan baru yang lantang berbicara tentang sesuatu yang mengganjal hatinya.
"Aku pernah merekrut karyawan yang mengetahui bahwa sistem penjualan perusahaanku buruk. Dia berkata padaku bahwa itu sangat menyedihkan tetapi dia bisa mengatasinya, dan dia benar-benar bisa," tutur John.
2. Ketahui Cara Memulai Pekerjaan
kumparan cari 100 wartawan. (Foto: kumparan)
Presiden software development eSoftware Associates Inc, Russell Kommer, senang dengan karyawan baru yang tidak perlu sering-sering diajarkan karena mereka tahu bagaimana cara memulai pekerjaan sesuai dengan yang diberikan. Inisiatif sangat berperan penting di sini.
"Salah satu karyawan saya sangat terorganisir dan bisa menyelesaikan semuanya tepat waktu. Dia hanya meminta bantuan manajer ketika membutuhkan info untuk menyelesaikan pekerjaannya," kata Russell.
ADVERTISEMENT
3. Perhatikan Hal-hal Kecil dalam Pekerjaan
"Karyawan baru yang terlihat 'bersinar' sering memberikan inisiatif yang sangat menguntungkan dari segi bisnis saat diberikan pekerjaan. Baru-baru ini aku memiliki karyawan baru yang memberitahuku untuk menghadiri konferesi di mana ada lima potensial klien yang juga datang ke sana," cerita Douglas Baldasare, founder dan CEO dari perusahaan penyedia jasa pengisi daya baterai, ChargeItSpot.
4. Bersosialisasi dengan Karyawan Lainnya
Meski kamu disibukkan dengan pekerjaan, tak ada salahnya berkenalan dan mengobrol lebih banyak dengan karyawan lainnya. Mengenal satu sama lain sama sekali tidak merugikan, karena di sana kamu bisa mengetahui kepribadian masing-masing rekan kerjamu yang lainnya.
"Tahun lalu ada karyawan baru yang masuk kerja saat kami mengadakan pesta. Kami bilang tidak masalah untuk tidak datang ke pesta kami, tetapi dia tetap datang untuk mengenal karyawan lainnya. Aku mengapresiasinya karena itu hal termudah yang bisa dia lakukan di hari pertama kerja," tutur Cassie Petrey, co-founder perusahaan jasa marketing musik, Crowd Surf.
ADVERTISEMENT
5. Memberikan Ide Segar
Ilustrasi Karyawan Kantoran (Foto: thinkstock)
Leila Lewis, CEO dari konsultan pernikahan Be Inspired PR mengatakan bahwa ide segar yang belum pernah dicoba sebelumnya tak hanya membuat atasan terkesan, tetapi juga para klien.
"Aku mengajak semua karyawan baru untuk memberikan ide-ide segar yang out of the box dan belum pernah kami coba sebelumnya. Ada satu karyawan baru yang sengaja aku tunjuk untuk memimpin proyek ini dan klien kami sangat suka hasilnya," tandas Leila.
Sudah siapkah kamu jadi karyawan baru?
Nah, sekarang sudah tahu kan apa yang harus kamu lakukan untuk menyenangkan bosmu.
kumparan saat ini membuka 1.001 lowongan. Tunggu apa lagi, langsung kirim CV ke join@kumparan.com atau langsung apply di join.kumparan.com. Ini adalah peluangmu untuk berkolaborasi bersama kumparan. Yuk rasakan sensasi bekerja di kumparan!
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan