kumparan
11 Jan 2018 18:16 WIB

5 Cara untuk Mengatasi Kesepian

Ilustrasi depresi (Foto: Pixabay)
Apa kamu sedang merasa kesepian?
Satu hal yang seringkali menghalangi kebahagiaanmu adalah rasa kesepian. Rasa kesepian membuatmu merasa sedih, kelelahan, dan terganggu. Saat rasa sepi menghampiri, hal yang kamu inginkan adalah mendapat suatu kedamaian, bahagia dan tak sendirian.
ADVERTISEMENT
Menurut Gretchen Rubin, seorang penulis The Happiness Project, jika ia harus memilih satu hal sebagai kunci kebahagiaan dalam hidup, maka ia akan memilih koneksi yang kuat dengan orang lain.
“Ketika kita tidak memiliki koneksi yang kuat dengan seseorang, kita akan merasakan suatu perasaan kesepian,” jelas penulis best seller menurut New York Times ini.
Dilansir Psychology Today, terdapat lima kebiasaan untuk melawan rasa kesepian, sesuatu yang bisa kamu lakukan secara perlahan-lahan. Apa saja?
1. Biasakan untuk selalu peduli terhadap orang lain
com-Peduli (Foto: Thinkstock)
Mulai dari hal kecil, kamu bisa menawarkan untuk menjaga anak-anak di area tempat tinggalmu. Bahkan, kamu bisa lakukan hal yang menantang diri, seperti, mengajar kelas anak-anak, daftar volunteer, dan lainnya. Dalam mencapai suatu kebahagiaan, memberikan dukungan sama pentingnya dengan mendapatkan dukungan.
ADVERTISEMENT
2. Biasakan untuk menghadiri undangan
Teman travel (Foto: Pixabay)
Datang ke suatu acara kantor, pernikahan, bahkan makan siang bersama rekan kerja bisa membantumu dalam melawan rasa kesepian. Selain itu, mulailah dari hal kecil, seperti mengajak ngobrol rekan kerjamu.
3. Biasakan untuk mendapatkan tidur yang baik
Ilustrasi tidur miring (Foto: Unsplash)
Salah satu indikator paling umum dalam kesepian adalah memiliki waktu tidur yang buruk. Biasakan untuk tidur lebih awal dengan waktu yang cukup. Sehingga kamu akan memiliki energi yang baik untuk keesokan harinya.
4. Biasakan untuk memiliki pemikiran terbuka
Bekerja dengan rajin. (Foto: Thinkstock)
Seseorang yang kesepian, memiliki tendensi untuk memiliki pemikiran yang negatif. Baik terhadap diri sendiri atau terhadap orang lain.
Maka, cobalah untuk lebih memiliki pemikiran terbuka. Termasuk, membuka diri kepada orang lain. Seperti bercerita tentang keluh kesahmu, masalahmu, dan lainnya. Apapun yang membuat hati dan dadamu sesak, ungkapkanlah…
ADVERTISEMENT
5. Biasakan untuk bertanya pada diri sendiri
Hal yang perlu diperhatikan saat berlibur sendiri (Foto: Pexels)
‘Apa yang aku cari?’
‘Apa yang terlewatkan dalam hidup?’
‘Apa yang membuatku sedih?’
Rutinlah bertanya hal ini pada dirimu sendiri. Sehingga tak hanya bisa lebih mengenal diri sendiri, kamu juga memiliki kemungkinan untuk mendapatkan jawaban dari rasa sepi tersebut.
Kesepian memang menyakitkan, namun apabila kamu ingin keluar dari zona tersebut, kamu harus bisa mencari cara untuk menyiasatinya.
Bagaimana menurutmu?
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·