Pencarian populer

6 Merek Kecantikan Natural yang Anut Prinsip Ramah Lingkungan

Rekomendasi Kosmetik Ramah Lingkungan (Foto: Dok. Istimewa)
Selamat Hari Lingkungan Hidup Sedunia!
Sejak 1974, dunia secara rutin memperingati World Environtment Day setiap 5 Juni. Hal ini dicetuskan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk meningkatkan kesadaran manusia terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
ADVERTISEMENT
Salah satu isu yang marak dibahas adalah ketersediaan air bersih dunia.
Berdasarkan data yang diperoleh oleh World Water Day, sebanyak 2,1 milyar orang hidup tanpa air yang aman untuk dikonsumsi. Hal ini tentunya menurunkan kualitas hidup, kesehatan, dan kesejahteraan yang diperoleh.
Selain itu, masih ada 1,8 milyar orang yang terpaksa hidup menggunakan sumber air tak bersih yang terkontaminasi oleh limbah berbahaya. Mulai dari sampah, limbah industri, pertambangan, dan masih banyak lagi.
Dan tahukah Anda, bahwa limbah sabun dan sampo yang biasa Anda gunakan turut mencemari aliran air bersih yang ada di bumi?
Hal ini disebabkan oleh kandungan kimia yang ada di dalamnya sulit diurai oleh mikroogranisme. Akibatnya, aliran air pun jadi tercemar. Tumpukan limbah bisa meracuni hewan dan biota laut.
ADVERTISEMENT
Anda tentunya tak ingin memperparah kondisi ini, bukan?
Satu cara yang bisa Anda lakukan untuk menyelamatkan lingkungan dan meminimalisir dampak buruknya adalah jeli memilih produk kecantikan. Anda bisa menggunakan sampo dan sabun organik (natural atau green beauty brands) yang limbahnya dipastikan tak akan menimbulkan kerusakan lingkungan.
Berikut ini, kumparanSTYLE (kumparan.com) menyuguhkan beberapa pilihan merek kecantikan yang menerapkan prinsip ramah lingkungan. Yuk, mulai berkomitmen untuk menyelamatkan bumi!
1. The Body Shop
The Bodyshop Shea Butter (Foto: Dok. Bodyshop)
Merek kecantikan asal Inggris ini memang terkenal dengan komitmennya untuk melestarikan lingkungan. Tahun lalu, The Body Shop baru saja diakusisi untuk bergabung dengan perusahaan kosmetik alami, Natura & Co yang juga menaungi merek skincare Aesop. Natura & Co juga merupakan salah satu perusahaan dengan komitmen paling besar terhadap sustainability.
ADVERTISEMENT
'Enrich Not Exploit (It's In Our Hands) adalah salah satu kampanye The Body Shop yang berkomitmen terhadap planet dan makhluk hidup yang tinggal di dalamnya.
Dalam setiap produknya, The Body Shop menggunakan bahan alami mudah terurai. Selain melawan animal testing, 70 persen dari kemasan produknya juga tidak menggunakan bahan bakar fosil yang membahayakan, sehingga 100% botol plastiknya bisa didaur ulang.
Salah satu varian yang bisa Anda coba adalah Shea Butter yang bahan alaminya berasal dari petani perempuan di Ghana dan dibeli dengan konsep Fair Trade.
2. Aesop
Aesop Geranium Leaf Body Cleanser (Foto: Dok. Aesop)
Meski tak pernah mengklaim diri sebagai kosmetik organik, nyatanya Aesop selalu berusaha menggunakan bahan-bahan yang aman dan natural. Seluruh produknya bebas pewarna buatan, mineral oils, silikon, paraben, dan pewangi sintetis.
ADVERTISEMENT
Untuk sabun mandi dan sampo, Aesop menggunakan SLS versi ringan, yaitu Sodium Laureth Sulfate (SleS). Aesop hanya menggunakan minyak kelapa sawit bersertifikasi dari Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO).
Lini kosmetik asal Australia ini juga melawan animal testing. Menghindari plastik, Aesop menggunakan kemasan yang terbuat dari kaca daur ulang dan cardboard yang ramah lingkungan.
Salah satu yang menarik untuk Anda coba adalah Geranium Leaf body cleanser. Sabun mandi ini dibanderol €19,00 atau setara dengan Rp 308 ribuan.
3. Korres
Korres Waterlily (Foto: Dok. Korres)
Korres merupakan lini kosmetik asal Yunani yang berdiri sejak 1996. Natural dan alami jadi konsep utama yang diusung. Korres selalu menggunakan bahan alami dan organik dalam setiap produknya.
ADVERTISEMENT
Produk pertama sekaligus andalan Korres adalah Wild Rose 24-Hour Cream yang selalu jadi best-seller. Sedangkan untuk sabun mandi, Anda bisa mencoba Waterlily atau Japanese Rose Showergel. Masing-masing dibanderol €10,80 atau Rp 175 ribuan.
4. Clarins
Clarins Eau Dynamisante (Foto: Dok. Clarins)
Label kecantikan asal Prancis ini menjadikan tumbuhan sebagai bahan utamanya. 'From Plant to Product' jadi tagline andalan Clarins.
Ada lebih dari 1000 bahan alami yang sudah diteliti oleh ilmuwan Clarins. Selain dari penggunaan bahan-bahan alami atau plant-based, komitmen Clarins terhadap lingkungan juga dilakukan melalui sistem packaging produk. Bahkan, mulai beberapa tahun terakhir, kantor pusat Clarins yang baru di Paris juga menerapkan prinsip ramah lingkungan dalam semua aspek.
Salah satu yang bisa Anda coba adalah Eau Dynamisante, yang pada anniversary ke-10 nya, dibuat menjadi award untuk program pemberdayaan perempuan.
ADVERTISEMENT
5. L'Occitane
L'Occitane Cherry Blossom (Foto: Dok. L'Occitane)
L'Occitane merupakan perusahaan kosmetik asal daerah Provence, Prancis. Filosofinya jelas dan sederhana, yaitu turut melestarikan lingkungan alam.
Alami jadi benang merah yang dicetuskan oleh Olivier Baussan sang pendiri. Bekerjasama dengan 130an petani Prancis, produk-produknya terbuat dari 200an bahan botani dan organik. L'Occitane mengganti penggunaan minyak nabati dengan minyak pertrokimia yang berafinitas lebih baik terhadap kulit.
Untuk Anda yang tertarik mencoba, Blossom Bath & Shower Gel agaknya bisa jadi pilihan tepat. Anda bisa mendapatkannya dengan merogoh Rp 330 ribu.
6. Skin Dewi
Skin Dewi Hazelnut Cleansing Milk (Foto: Dok. Skin Dewi)
Kalau yang satu ini, merupakan lini kosmetik natural asli Indonesia. Tengah naik daun, Skin Dewi digandrungi karena bahan-bahannya yang alami dan lembut di kulit.
ADVERTISEMENT
Dibuat handmade dalam jumlah terbatas, Skin Dewi juga melawan animal testing. Produk yang bisa Anda coba adalah Hazelnut atau Raspberry Cleansing Milk, yang dibanderol Rp 515 ribu.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan dan Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.80