kumparan
28 Apr 2018 10:04 WIB

7 Tanda Anda Menjalani Hubungan Percintaan yang Tidak Sehat

ilustrasi hubungan toxic (Foto: dok.Thinkstock)
Tanpa disadari, banyak pasangan yang menjalani hubungan yang tidak sehat. Kondisi ini dikenal sebagai toxic relationship.
ADVERTISEMENT
Dari permukaan, seringkali hubungan yang tidak sehat ini memang tidak terlihat. Anda dan pasangan terlihat baik-baik saja dan tetap mesra. Namun, jika kondisi ini dibiarkan begitu saja akan berbahaya bagi kelangsungan hubungan Anda dan pasangan.
Memang susah-susah gampang untuk mendeteksi apakah Anda terjebak dalam hubungan 'beracun', seperti dilansir Glamour, kumparanSTYLE (kumparan.com) telah merangkum tujuh tanda Anda menjalani toxic relationship. Apa saja?
1. Urung untuk bertemu dengan keluarga Anda
Ilustrasi pertengkaran pasangan. (Foto: Shutterstock)
Ini adalah salah satu peringatan paling penting jika Anda terjebak dalam hubungan tidak sehat. Pasangan Anda tidak akan menaruh rasa ketertarikan tentang keluarga Anda. Ia kerap memilih menghabiskan waktu di luar bersama teman-temannya ketimbang berkenalan dengan keluarga Anda.
2. Tidak memberi ruang untuk Anda berkembang
Terlalu mengekang. (Foto: Shutterstock)
Sejatinya dalam hubungan yang sehat, pasangan Anda akan mendukung hal yang Anda cita-citakan. Mereka akan membiarkan Anda melakukan hal yang Anda sukai.
ADVERTISEMENT
Lain halnya dengan hubungan toxic, pasangan Anda malah merasa terancam dengan berbagai cita-cita dan minat Anda. Misalnya, ia tidak mendukung Anda untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri dengan alasan tidak sanggup jauh dari Anda. Hal seperti itulah yang bisa membuat Anda tidak berkembang. Alih-alih ia membuat Anda merasa sangat dicintai karena tidak bisa jauh dari Anda, namun hal tersebut menjauhkan diri dari cita-cita yang ingin Anda wujudkan.
3. Anda tidak dapat menjadi diri sendiri
Ilustrasi perempuan (Foto: Pixabay)
Dalam hubungan yang tidak sehat atau toxic, Anda tidak akan bebas untuk menyuarakan pendapat. Anda akan cenderung berhati-hati dalam berucap agar dapat diterima oleh pasangan Anda.
Namun sejatinya pasangan yang baik dapat memotivasi dan membuat Anda nyaman dengan diri Anda sendiri, bukan malah memojokkan Anda. Idealnya, mereka tidak membuat Anda merasa buruk terhadap minat maupun hobi yang Anda lakukan.
ADVERTISEMENT
4. Mementingkan diri sendiri
ilustrasi pasangan kecewa. (Foto: Thinkstock)
Saling berbagi pesan teks atau telepon dengan pasangan telah menjadi hal yang pasti dilakukan dalam setiap hubungan. Sekadar bertanya kabar, ngobrol dan mengetahui hal-hal yang pasangan Anda lakukan kerap menjadi keharusan.
Berbeda dengan Anda yang terjebak dalam hubungan tidak sehat, pasangan Anda akan menghubungi atau membutuhkan Anda disaat dia butuh saja. Tak peduli bagaimana kondisi Anda. Ia akan menghubungi Anda disaat dia ingin saja, tanpa memikirkan Anda sebagai pasangannya.
5. Saling menghindar
Ilustrasi pasangan yang tidak harmonis (Foto: Thinkstock)
Ketidaknyamanan dengan pasangan perlahan berkembang menjadi rasa enggan untuk bertatap muka.
Terlebih lagi jika Anda dengan pasangan baru saja bertengkar. Anda dan pasangan akan saling menghindar dan tidak membicarakan apa yang sebenarnya sedang terjadi dan mencari jalan keluar bersama. Jika Anda mulai merasakan kondisi ini, lebih baik sudahi saja hubungannya.
ADVERTISEMENT
6. Anda tidak bisa menikmati waktu bersamanya
Ilustrasi Pasangan Bertengkar (Foto: Thinkstock)
Pasangan Anda akan terlihat untuk mengontrol segala perilaku dan apa yang Anda suka. Mereka mengatur apa yang harus Anda lakukan dan tidak. Alih-alih menghabiskan waktu bersama menjadi momen yang menyenangkan, justru menjadi momen yang tidak bisa Anda nikmati.
7. Mengancam untuk putus dengan Anda
Ilustrasi pasangan yang bertengkar (Foto: Thinkstock)
Pasangan Anda secara terus-menerus mengancam untuk mengakhiri hubungan karena tersulut oleh hal-hal kecil yang seharusnya bisa dibicarakan. Jika si dia selalu berbuat seperti ini setiap Anda beradu argumentasi, lebih baik akhiri hubungan yang tak sehat ini secepatnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan