Pencarian populer

Aksi Protes Aktivis Lingkungan Mewarnai Ajang London Fashion Week 2019

Aksi Protes Aktivis Lingkungan di London Fashion Week 2019. Foto: AFP/Niklas Halle'n

Sejumlah aksi protes telah mewarnai London Fashion Week 2019. Di hari ketiga penyelenggaraannya tersebut, tepatnya pada Minggu (17/2) waktu setempat, sejumlah aktivis lingkungan meminta organisator London Fashion Week yakni British Fashion Council untuk turut menyerukan status 'darurat iklim' guna mengatasi masalah perubahan iklim melalui gelaran London Fashion Week 2019.

Aksi ini diinisiasi oleh kelompok aktivis Extinction Rebellion yang memblokir akses jalan di Tate Britain di mana London Fashion Week berlangsung.

Melansir Independent, Sara Arnold (salah satu inisiator aksi) menjelaskan bahwa industri fashion memiliki potensi untuk menghimpun kekuatan dan kesadaran masyarakat guna mengatasi kasus perubahan iklim.

Aksi Protes Aktivis Lingkungan di London Fashion Week 2019. Foto: AFP/Niklas Halle'n

"Kami memilih LFW karena dapat turut mendorong tren global yang lebih sadar akan isu lingkungan. Meskipun kami tidak secara langsung terlibat dalam industri fashion," jelas Sara Arnold sebagai salah satu inisiator aksi kepada Independent.

Arnold melanjutkan, isu perubahan iklim ini menjadi hal yang kian genting di tengah pemberitaan soal makin banyaknya kepunahan ratusan spesies dan beruang kutub yang kehilangan habitatnya sehingga memasuki pemukiman warga.

"Kami mengundang British Fashion Council untuk merasa concern dengan isu ini dan ikut mempertanyakan pada diri sendiri apa hal yang bisa mereka lakukan untuk turut menunjukkan kebenaran soal perubahan iklim yang sedang terjadi," tambahnya.

Aksi Aktivis Extintion Rebellion di London Fashion Week 2019 Foto: dok.Rebellion.earth

Tak bisa dipungkiri, industri fashion juga memiliki andil dalam kerusakan lingkungan. Menurut data Boston Consulting Group, pada 2015 saja, industri mode menghabiskan 79 miliar meter kubik air, melepaskan 1,715 juta ton CO2, dan memproduksi 92 juta ton sampah.

Energi yang digunakan untuk industri ini juga tidak sedikit. Bayangkan, sebagai industri terbesar di dunia yang menyuplai kebutuhan sandang untuk semua manusia, pabrik pakaian menggunakan banyak listrik untuk menggerakan mesin-mesinnya, belum lagi untuk kebutuhan air.

Aksi damai ini sebenarnya sudah direncanakan para aktivis lingkungan pada 4 Februari 2019 dengan memberi pesan kepada British Fashion Council (BFC).

Aksi Protes Aktivis Lingkungan di London Fashion Week 2019. Foto: REUTERS/Simon Dawson

Pada 15 Februari yang merupakan hari pertama London Fashion Week, sebenarnya pihak aktivis dan BFC telah bertemu dan berdiskusi. Namun, aksi protes ini disinyalir akan terus bergulir di London Fashion Week guna menarik perhatian masyarakat untuk sadar akan kerusakan lingkungan yang kian darurat.

Perlu diketahui, penyelanggaraan London Fashion Week sendiri sudah selangkah lebih peduli akan lingkungan. Hal ini ditunjukkan dengan komitmen British Fashion Council (BFC) pada September 2018 lalu untuk tidak menampilkan busana yang menggunakan bulu binatang.

Selain itu BFC juga tengah mengerahkan suatu Positive Fashion Initiative yang bertujuan untuk menyerukan praktik di industi fashion yang lebih sutainable sehingga dapat menciptakan perubahan positif.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: