Pencarian populer

Bagaimana Caranya Berdamai dengan Diri Sendiri?

surat untuk masa lalu (Foto: dok.kumparan)

Tidak semua orang memiliki kisah hidup yang selalu menyenangkan. Terkadang banyak hal-hal di masa lalu, entah itu pengalaman yang pahit atau memalukan yang kerap menghinggapi pikiran kita. Tak dapat dipungkiri kadang hal tersebut dapat mempengaruhi kita dalam bersikap dan berperilaku.

Ingin hati menghilangkan pengalaman-pengalaman tersebut, namun semakin ingin dihilangkan malah semakin sulit dilupakan. Alhasil rasa insecure selalu menghinggapi diri, kitapun tidak bisa menerima diri sendiri dan semakin sulit berdamai dengan masa lalu yang telah lewat.

Merasa Sedih (Foto: Thinkstock)

Namun, penting untuk kamu ketahui, cara terbaik untuk berdamai dengan masa lalu bukanlah dengan semata-mata melupakannya. Kamu harus memulainya dengan berdamai dengan diri sendiri terlebihh dahulu. Bagaimana caranya?

Menurut Psikolog Anna Surti Ariani, S.Psi., M.Si., kuncinya adalah dengan memaafkan diri sendiri.

"Menerima bahwa kesalahan di masa lalu memang sungguh telah terjadi. Kitapun perlu meyakini bahwa apapun yang terjadi di masa lalu bermanfaat untuk kehidupan kita saat ini," paparnya kepada kumparanSTYLE saat dihubungi beberapa waktu lalu.

Kopi bisa melawan depresi&buat lebih bahagia. (Foto: Thinkstock)

Berpikiran positif juga ditekankan oleh psikolog yang bertugas di klinik terpadu fakultas psikologi UI ini.

"Kita perlu meyakini bahwa semuanya terjadi atas ijin Tuhan pencipta kita. Ada makna dari setiap hal yang kita alami. Ada kebaikan dari setiap peristiwa," lanjutnya lagi.

Di akhir perbincang, Nina menyarankan untuk berkonsultasi dengan psikolog jika trauma masa lalu semakin mengganggu.

----

Punya sesuatu yang ingin kamu katakan untuk dirimu di masa lalu? Yuk, ikuti lomba penulisan 'Surat untuk Masa Lalu' dari kumparan bersama Tiga Generasi. Empat ceirta terbaik berkesempatan untuk memenangkan Voucher MAP senilai @Rp 500 ribu dan dua jam sesi grup konseling gratis bersama psikolog Tiga Generasi.

Syarat dan ketentuannya bisa kamu lihat di sini.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.60