Pencarian populer
Woman

Cium Aroma Tertentu Bisa Bikin Kamu Nostalgia, Benarkah?

Aroma Kopi dan Hujan (Foto: Thinkstock)

Saat mencium aroma tertentu, pernahkah kamu merasa seolah teringat kembali akan suatu kenangan lama? Jika pernah, maka kamu tak sendirian. Ada banyak orang mengalami hal yang sama dengan kamu.

Jika mencium aroma kaporit, maka secara otomatis otak kamu akan membayangkan birunya air air yang ada di kolam renang. Sedangkan jika mencium harumnya aroma mentega, mungkin saja kamu langsung terbawa kembali pada kenangan manis saat memasak kue lebaran bersama anggota keluarga tercinta.

"Aku berjalan memasuki lift dan sejumlah orang ada di belakangku. Aku berada di belakang perempuan yang berdiri memunggungiku, rambutnya tak sengaja mengenai hidungku, dan aku bisa mencium aroma parfumnya, Shalimar, dan sudah bertahun-tahun aku tak mencium aroma tersebut. Mendadak rasanya aku terseret kembali pada kenangan masa SMA," ujar Howard Eichenbaum, direktur Laboratory of Cognitive Neurobiology dari Boston University kepada NBC.

Secara ilmiah, aroma memang berkaitan erat dengan memori atau pikiran manusia. Namun, bagaimana bisa aroma memantik kembali memori yang sudah terkubur lama dalam kenangan?

Jawabannya terletak pada susunan anatomi otak manusia.

Setelah aroma memasuki rongga hidung, ia akan bergerak memasuki saraf kranial menuju batu penciuman manusia. Setelahnya, barulah aroma tersebut diproses oleh otak.

Batu penciuman merupakan bagian dari sistem limbik, yang merupakan bagian dari struktur otak yang berhubungan dengan emosi serta kenangan manusia. Menjadi bagian dari sistem limbik membuat batu penciuman bisa dengan mudah mengakses amygdala, yang memainkan peran utama dalam mengolah kenangan berarti pada manusia.

Aroma Bangkitkan Kenangan Lama (Foto: Thinkstock)

"Batu penciuman memegang pengaruh kuat pada amygdala, yang memproses emosi manusia. Membangkitkan kenangan yang bagus dan kuat," jelas Eichenbaum. Inilah yang jadi alasan mengapa aroma bisa menyebabkan percikan nostalgia kenangan pada manusia.

Seperti aroma tanah yang menguar ketika hujan turun, aroma khas yang dimiliki oleh buku baru, hingga aroma parfum yang dikenakan oleh pasangan kamu.

Dengan mencium aroma parfumnya saja (meski yang mengenakan adalah orang lain) bisa menyebabkan kamu langsung teringat dengan sosok sang kekasih. Pernah mengalami hal yang sama?

Satu dekade lalu, Brown University juga pernah melakukan penelitian terkait hal ini. Yang diuji adalah korelasi antara intensitas emosi dan kenangan yang dipicu oleh aroma tertentu. Dan hasilnya?

Aroma terbukti positif bisa memicu munculnya kenangan tertentu pada otak manusia.

"Kita (manusia) tak menggunakan ingatan yang mengandung emosi sesering itu," ujar Dr. Ron DeVere, direktur Taste and Smell Disorders Clinic asal Texas.

"Kamu mencium aroma, kamu mungkin tak bisa mendeskripsikan aroma tersebut dengan tepat, tapi kamu bisa mengasosiasikannya dengan kenangan tertentu. Bisa saja ketika kamu mencium aroma pie apel, hal pertama yang kamu ingat adalah rumah nenek," pungkasnya.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: