Pencarian populer

Curahkan Perasaanmu Lewat 'Surat untuk Masa Lalu' di kumparan

Surat Untuk Masa Lalu (Foto: Dok. kumparan)
Dalam hidup, kita semua pasti pernah melakukan kesalahan di masa lalu. Dan tak jarang, kesalahan tersebut menimbulkan rasa bersalah dan penyesalan yang masih terbawa hingga kini.
ADVERTISEMENT
Perasaan yang terus dipendam dalam hati berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap kondisi psikologi kamu. Seperti stres, rendah diri, hingga cenderung ingin menyakiti diri sendiri dan orang lain.
Oleh karenanya, penting bagi kamu untuk belajar peka dan menghargai perasaan sendiri. Karena bercerita itu menenangkan dan berbagi itu mendekatkan.
Belajar untuk mencintai diri sendiri. (Foto: Thinkstock)
Yang harus kamu sadari, curhat tak selalu berarti lemah, kok. Lewat bercerita dengan orang lain, kamu bisa meringankan perasaan serta mendapat pemikiran baru.
Hal ini tak hanya berlaku untuk emosi negatif saja, lho. Meluapkan kegembiraan atau pengalaman menyenangkan juga penting dilakukan untuk menjaga keseimbangan jiwa dan pikiran.
Ketimbang terus menahan perasaan dalam hati, tak ada salahnya bagi kamu untuk coba mencurahkan isi hati lewat Surat untuk Masa Lalu di kumparan!
ADVERTISEMENT
Nantinya, empat cerita terbaik berkesempatan untuk memenangkan Voucher MAP senilai @Rp 500 ribu dan dua jam sesi grup konseling gratis bersama psikolog Tiga Generasi.
Caranya mudah :
1. Isi data diri form pendaftaran di link berikut: G-form Pendaftaran Surat untuk Masa Lalu
2. Tulis sebuah surat dengan tema "Surat untuk Masa Lalu". Di dalamnya, kamu bebas menuliskan nasihat ataupun curahan hati untuk diri kamu di masa lampau.
Tulis ceritamu dengan format berikut:
“Aku sekarang merasa … Dan ku harap dulu aku...”
3. Posting surat kamu di akun kumparan kamu.
4. Cantumkan topik 'Surat untuk Masa Lalu' pada bagian topik di kumparan.
Kompetisi ini berlangsung dari 11 Maret - 31 Maret 2018, pemenang akan diumumkan pada 1 April 2018.
ADVERTISEMENT
Jadi, tunggu apa lagi? Ayo bagikan kisahmu lewat 'Surat untuk Masa Lalu'. Siapa tahu, kisahmu bisa jadi inspirasi dan membantu banyak orang.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan dan Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.80