kumparan
21 Feb 2019 22:24 WIB

Dian Pelangi Tonjolkan Karakter Perempuan Muslim Indonesia di NYFW

Dian Pelangi menceritakan kisahnya saat tampil di New York Fashion Week 2019. Foto: dok. Avissa Harness/ kumparan
Koleksi busana karya desainer Tanah Air kembali tampil di panggung New York Fashion Week. Di tahun 2019 ini Dian Pelangi dan Itang Yunasz yang berkesempatan memamerkan rancangannya di hadapan pencinta fashion di New York.
ADVERTISEMENT
Mengusung tema besar bertajuk Indonesian Diversity, Dian Pelangi dan Itang Yunasz menampilkan karya pada NYFW The Show yang bertempat di Industria, 775 Washington Street, New York pada 7 Februari lalu.
Media Update Wardah di New York Fashion Week 2019. Foto: dok. Avissa Harness/ kumparan
Bagi Dian Pelangi, ini merupakan kali kedua rancangannya tampil di NYFW. Kali ini ia mengusung tema #Socialove, dengan misi menunjukkan karakter perempuan Muslim Indonesia di era modern ini.
Koleksi Dian Pelangi di New York Fashion Week 2019. Foto: dok. Avissa Harness/ kumparan
“Pada 12 koleksi yang ditampilkan, saya ingin menunjukkan karakter perempuan Muslim Indonesia saat ini yang modern, melek akan fashion, elegan, dewasa, serta aktif dan dinamis, sesuai dengan vibes-nya New York,” tutur Dian Pelangi saat ditemui pada acara Media Update Wardah di New York Fashion Week 2019 yang diselenggarakan di 100 Eatery, Central Park Hotel, Kamis (21/2).
ADVERTISEMENT
Selain itu, #Socialove juga terinspirasi dari fenomena media sosial selama lima tahun ke belakang. Menurut Dian, rancangannya ini merepresentasikan perempuan yang selalu mengambil sisi positif, kesempatan emas, dan menginspirasi lewat media sosial.
Koleksi Dian Pelangi di New York Fashion Week 2019. Foto: dok. Avissa Harness/ kumparan
Koleksi yang ditampilkan di NYFW tersebut terdiri dari blazer, flare pants, outer, gaun, dan blouse berwarna cerah. Melanjutkan koleksi yang ia tampilkan pada Jakarta Fashion Week 2019, Dian Pelangi kembali menghadirkan typography atau desain dengan aksen tulisan-tulisan. Agar tak ketinggalan tren, ia juga melengkapi penampilan rancangannya dengan extra long belt bertuliskan Socialove dan nama brand-nya sendiri, Dian Pelangi.
Lewat karya ini, ia ingin menunjukkan pada pencinta fashion di New York bahwa pakaian modest tidak hanya bisa digunakan oleh mereka yang berhijab, tetapi juga bisa dikenakan secara universal.
Koleksi Dian Pelangi di New York Fashion Week 2019. Foto: dok. Avissa Harness/ kumparan
Sementara itu, desainer senior Itang Yunasz mengangkat tema Tribal Diversity. Koleksinya didominasi oleh motif tenun ikat Sumba yang hadir dalam kombinasi warna keunguan dan merah bata.
ADVERTISEMENT
“Lewat koleksi ini saya menggambarkan perempuan Indonesia yang dinamis dan berkelas namun mereka tetap mudah bergaul dengan siapa saja. Intinya easy going,” jelasnya saat ditanya soal rancangannya.
Koleksi Dian Pelangi dan Itang Yunasz di New York Fashion Week 2019. Foto: dok. Avissa Harness/ kumparan
Dalam kesempatan tersebut, Dian Pelangi dan Itang Yunasz yang berangkat ke New York Fashion Week dengan dukungan Wardah tak sekadar ingin menampilkan karya terbaik, tetapi mereka juga memiliki misi untuk menjadikan Indonesia sebagai destinasi modest fashion dunia di tahun 2020 mendatang.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan