• 3

Ini Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Sebabkan Sakit Punggung

Ini Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Sebabkan Sakit Punggung


Illustrasi foto, sakit punggung

Terlalu sering duduk dalam jangka waktu lama ketika bekerja bisa menyebabkan sakit punggung. (Foto: Thinkstock)
Jika Anda sering mengeluh dan merasakan sakit di bagian punggung, bisa jadi hal tersebut disebabkan kebiasaan Anda sehari-hari. Hal tersebut bisa saja tidak berhubungan langsung dengan aktivitas fisik, seperti merokok dan depresi. Dilansir dari harpersbazaar.com, berikut 8 kebiasaan sehari-hari yang bisa sebabkan Anda sakit punggung.
1. Sering menonton TV

Illustrasi, Perempuan bersantai di sofa sambil menonton TV

Perempuan bersantai di sofa sambil menonton TV. (Foto: Thinkstock)
Kebiasaan Anda menghabiskan waktu di sofa sambil menonton TV dalam waktu yang panjang bisa menjadi salah satu penyebab sakit punggung. “Membiarkan punggung lemas, tidak aktif dan tidak dibuat lebih kuat akan membuat kondisi punggung tidak sehat ” ujar Dr. Kaixuan Liu, pendiri dan Presiden Atlantic Spine Center di New Jersey.” Terlebih lagi, jika punggung Anda sudah mulai terasa tidak nyaman, memiliki gaya hidup yang tidak banyak bergerak bisa memperburuk kondisinya.
Coba untuk bergerak dan menjauh dari sofa Anda setiap 30 menit ketika Anda menonton film yang panjang. Anda juga harus rajin melakukan latihan plank untuk memperkuat punggung dan core Anda.
2. Merokok
Nikotin bisa memotong perjalanan aliran darah ke seluruh tubuh Anda, dan itu termasuk ke arah tulang punggung. “Hal tersebut bisa membuat kondisi tidak sehat pada tulang, menyebabkan radang dan rasa sakit,” ujar Dr. Kaixuan Liu. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Human Brain Mapping memperlihatkan bahwa kebiasaan merokok juga akan menyebabkan rasa sakit lain di punggung Anda.
3. Ada Bagian Tubuh Lain yang terluka
Disebut referred pain, rasa tidak nyaman di satu area bisa saja efek dari area lainnya. Masalah atau cedera pada pada area pelvis, memar di otot atau tulang patah bisa memberi efek juga terhadap punggung. Selain itu, masalah usus buntu dan permasalahan perut ternyata juga memberi efek pada punggung Anda.
4. Depresi

Ilustrasi Perempuan

Ilustrasi Perempuan (Foto: Thinkstock)
Sebuah riset yang diterbitkan di PAIN, The Journal of International Association for The Study of Pain, memperlihatkan hubungan antara sakit di area punggung bawah dengan kondisi depresi. Seseorang yang mengalami depresi atau kecemasan memiliki kemungkinan sakit punggung 1,6 x lebih besar daripada orang lain.
“Stres bisa menyebabkan ketegangan yang cukup besar pada otot di bagian bawah punggung,” ungkap Dr Liu. Untuk mengatasi masalah ini, Anda bisa mencoba meditasi. Sebuah studi mengungkapkan bahwa meditasi yang intense bisa meredakan sakit yang berhubungan dengan otot.
5. Olahraga Berlebihan

Olahraga

Laki-laki dan perempuan berbeda saat memakan. (Foto: Thinkstock)
Terlalu sering melakukan gerakan yang sama dalam latihan atau menggunakan alat berat bisa mengundang sakit punggung dan menyebabkan kekakuan.
“Anda harus tahu bahwa jika melakukan olahraga terlalu banyak akan memberi efek pada punggung Anda, tidak hanya ketika latihan namun juga beberapa jam setelahnya,” ungkap David Geier, MD, seorang ahli bedah tulang. Sakit otot biasanya akan hilang dalam beberapa hari, tetapi sakit yang terasa lebih lama harus dicek oleh ahli medis profesional.
6. Anda memiliki infeksi saluran kencing dan batu ginjal
Infeksi saluran kencing bisa menyebabkan radang pada kandung kemih, menyebabkan sakit pada perut dan memberi efek pada bagian punggung. Batu ginjal juga bisa menyebabkan sakit punggung ketika ia menghalangi pembuangan cairan pada ginjal. Langsung temui dokter ketika Anda mendapat sinyal kondisi berikut ini: sakit atau perasaan terbakar ketika pipis dan merasa kebutuhan pipis mendadak dan sering.
7. Anda memiliki sakit yang tidak terdiagnosa
Sakit punggung bisa juga menjadi tanda osteoporosis, atau kanker ovarium pada perempuan, dan bahkan kanker paru-paru. “Kita tidak bisa selalu mengidentifikasi penyebab spesifik sakit pada punggung, namun teknik canggih untuk mendeteksi kondisi ini, seperti x-rays, MRI atau CAT scans dan tes lainnya, dapat memberi kita pengetahuan yang lebih. Jadi langkah awalnya adalah memperoleh diagnosa,” ujar Dr Liu
8. Mengenakan aksesori yang salah

 Ilustrasi perempuan membawa tas.

Ilustrasi perempuan membawa tas (Foto: Dok. Pixabay)
Aksesori atau pakaian yang kita kenakan sehari-hari juga bisa menyebabkan nyeri punggung, contohnya adalah kebiasaan membawa tas yang berat. Untuk menghindarinya, bawa tas Anda di bahu yang berbeda atau kurangi beratnya.
Pakaian yang ketat seperti korset juga bisa membahayakan dalam cara berbeda.Pakaian seperti ini bisa membatasi pergerakan tulang belakang. Kondisi ini dan jika digabungkan dengan kompresi, bisa menghalangi kondisi normal yang menstabilkan otot, membuat punggung semakin mudah tegang dan cedera.


LifestyleHealthWellnessMeditasi

presentation
500

Baca Lainnya