Keagresifan Seseorang Dapat Dinilai dari Cara Berjalannya

7 Januari 2018 9:10 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi berjalan (Foto: Pixabay)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi berjalan (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT
Kepribadian manusia bisa terlihat dari berbagai sisi, mulai dari cara bersikap, mimik wajah, hingga cara berbicara. Namun, menilai kepribadian seseorang ternyata juga dapat dilakukan melalui melihat cara berjalannya.
ADVERTISEMENT
Dilansir Medical News Today, sebuah penelitian oleh University of Portsmouth, Inggris mengungkapkan bahwa keagresifan seseorang dapat ditentukan dari cara mereka berjalan.
Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Nonverbal Behavior tersebut, para peneliti menemukan bahwa cara berjalan dengan menggerakkan bagian atas dan bawah tubuh menunjukkan agresi yang berhubungan dengan perilaku agresif seseorang yang dapat menyakiti orang lain.
Untuk membuktikan teori tersebut, mereka melakukan penelitian terhadap 29 partisipan. Seluruh partisipan diminta untuk berjalan biasa di atas treadmill, lalu direkam menggunakan teknologi motion capture.
Dengan teknologi itulah, para peneliti mencatat gerakan dan menggunakan informasi yang didapat untuk menciptakan model karakter 3D. Hasilnya, cara berjalan memang dapat dijadikan tolok ukur keagresifan seseorang.
Ajak hewan peliharaan untuk menemani berjalan (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Ajak hewan peliharaan untuk menemani berjalan (Foto: Thinkstock)
“Secara umum orang menyadari adanya hubungan antara cara berjalan dengan psikologi. Penelitian kami membuktikan jika kepribadian memang dapat terlihat dari caranya berjalan,” ujar Liam Satchell dari Departemen Psikologi Universitas Portsmouth.
ADVERTISEMENT
Peneliti juga mengungkapkan, teori ini mungkin bisa dikembangkan untuk digunakan dalam pencegahan tindak kejahatan.
“Jika pengamat CCTV dilatih mengenali cara berjalan orang-orang agresif maka kemampuan mereka mengenali perilaku yang berhubungan dengan tindak kejahatan bisa meningkat,” tutur Satchell.
Namun, untuk lebih mengetahui lebih jauh, penelitian mendalam perlu dilakukan untuk menentukan apakah gaya berjalan yang memengaruhi kepribadian atau kepribadianlah justru yang memengaruhi gaya berjalan.