kumparan
28 Feb 2018 18:39 WIB

Mereka yang Setia Menunggu Agar Bisa Bersama dengan Orang Terkasih

Kakek nenek yang menikah di Lombok (Foto: Instagram @insidelombok)
Bagi sebagian orang, kehadiran orang terkasih diperlukan untuk memberikan semangat hidup. Walaupun itu berarti mereka harus menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk menunggu, hal itu tak menjadi penghalang agar bisa bertemu atau bersatu dengan orang-orang yang dikasihi.
ADVERTISEMENT
kumparan (kumparan.com) merangkum lima kisah tentang kesetiaan orang-orang yang mengorbankan waktunya bertahun-tahun dalam penantian untuk bisa bersatu dengan pasangannya.
1. Kisah Pilot Garuda yang rela menunggu 20 tahun untuk menikah dengan pujaan hati
Captain Amir Hamzah (Foto: Twitter/ Gia Pratama MD)
Kapten Amir Hamzah seorang pilot Garuda (62) dengan setia menunggu pujaan hatinya selama 20 tahun hingga akhirnya bertemu dan menikah.
Kisah cinta Kapten Amir dan istrinya bukan tanpa rintangan. Setelah berpisah dan mencari keberadaan perempuan impiannya selama beberapa tahun, Amir dipertemukan kembali dengan pujaan hatinya di dalam pesawat yang ia terbangkan.
Keduanya lantas menjalin hubungan dekat, tak berapa lama perempuan idamannya itu didiagnosa menderita kanker kelenjar getah bening. Perempuan tersebut sempat meminta Amir untuk pergi mencari perempuan lain.
ADVERTISEMENT
Namun Amir menolak, ia tetap menemani perempuan tersebut hingga pulih dari sakitnya. Setelah pulih, Amir melamarnya dan kini telah menikah selama 34 tahun.
2. 8 tahun menunggu tunangannya yang koma di rumah sakit
Pasangan di China Lakukan Sesi Foto Pre Wedding (Foto: REUTERS/Damir Sagolj)
Nashiji Hisashi dan Nakahara Mai berpacaran selama 2 tahun dan memutuskan untuk menikah pada Maret 2007 lalu.
Nahas, tiga bulan sebelum pernikahan, Nakahara terkena seranngan jantung dan kondisinya memburuk. Nakahara harus dirawat di rumah sakit hingga waktu yang belum ditentukan.
Selama setahun lebih Nahakara terbaring di rumah sakit untuk menjalani perawatan. Selama itu pula, Nashiji rutin menjenguk dan menemaninya selama tiga jam setiap hari sebelum berangkat ke kantor.
Dibutuhkan tujuh tahun untuk menunggu Nakahara pulih dan tubuhnya kembali seperti semula. Setelah delapan tahun menunggu, pada Agustus 2014 lalu keduanya melangsungkan pernikahan impiannya.
ADVERTISEMENT
3. Rela menunggu hingga bercerai dan menjadi duda
Loading Instagram...
Foto pernikahan kakek nenek di Lombok ini sempat menghebohkan publik. Sebab, nenek yang tak disebutkan identitasnya itu rela menunggu bertahun-tahun meski di tinggal oleh kekasihnya untuk menikah dengan perempuan lain.
Namun, nenek tersebut akhrinya dipertemukan kembali oleh mantan kekasihnya yang telah berstatus duda karena istrinya meninggal dunia. Kini nenek tersebut resmi menikah dengan mantan kekasihnya itu pada Januar 2018.
4. Menunggu sejak tahun 1970
Ilustrasi pasangan. (Foto: Pixabay)
Seorang kakek bernama Arifin asal Malang menunggu di tempat terakhir ia bertemu kekasihnya pada tahun 1970 di kawasan Kayutangan, Malang.
Warga sekitar menyebut, Arifin saban harinya duduk di tempat yang sama untuk menunggu kekasihnya yang tak pernah datang. Momen itu diunggah oleh Aan Mansyur, seorang penulis asal Goa melalui akun Instagram pribadinya.
ADVERTISEMENT
"Ceritanya, pada suatu hari, waktu itu ada peristiwa politik, mereka berpisah di tempat tersebut dan saling berjanji untuk bertemu lagi di sana. Perempuan itu tidak pernah lagi datang entah karena apa. Tetapi, pria tua itu percaya suatu hari nanti kekasihnya akan datang, maka di sanalah dia menunggu dan menunggu dan menunggu," tulis @aanmansyur pada Desember 2016 lalu.
Setelah Aan Mansyur berbincang dengan Arifin, Arifin itu mengatakan bahwa dirinya hampir setiap hari berada di tempat tersebut sejak tahun 70-an. Namun begitu, hingga kini kakek itu tidak juga bertemu dengan kekasihnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan