Pencarian populer

Saat Putri Diana Mendengar Pangeran Charles Ungkapkan Cinta ke Camilla

Putri Diana dan Camilla Parker Bowles (Foto: Instagram @princess.diana.forever & @hrh_duchess_camilla)

Kisah percintaan Putri Diana dan Pangeran Charles yang tak harmonis, sudah bukan lagi menjadi sebuah rahasia. Bahkan, keduanya sama-sama mengaku melakukan perselingkuhan.

Diana dan Prince of Wales menikah pada 29 Juli 1981 silam. Pernikahan mereka begitu megah hingga diklaim sebagai ‘Fairytale Wedding’ dan ‘Wedding of the Century’.

Namun, apalah arti sebuah fairytale jika cinta yang Diana dapatkan hanyalah cinta yang bertepuk sebelah tangan.

Penuh dengan rumor tak sedap, pernikahan tersebut menyisakan memori menyakitkan bagi Diana. Ia terjebak dalam cangkang kerajaan, perannya sebagai ibu, dan istri yang mengharapkan kasih sayang seorang suami.

Dalam biografi yang ditulis oleh Andrew Morton, Diana: Her True Story, Diana mengungkapkan kisah cinta segitiganya antara ia, Charles dan Camilla Parker Bowles.

Pangeran Charles dan Putri Diana. (Foto: princessdianaforever.com)

Diana berkali-kali menyebut Camilla sebagai ‘orang ketiga’ dalam kehidupan rumah tangganya. Diana menyadari bahwa Pangeran Charles masih menyimpan perasaan kepada sang mantan dalam pernikahannya.

Pada biografi tentang tersebut, ia bercerita bahwa pernah tak sengaja mendengar Pangeran Charles menelpon Camilla dari dalam kamar mandi. Saat itu Diana menguping pembicaraannya di balik pintu.

Diana mengklaim bahwa ia mendengar Charles berkata kepada Camilla: “Apapun yang terjadi, aku akan tetap mencintaimu.”

Mendengar hal tersebut, Diana langsung mengkonfrontasi sang suami. Namun sayang, keduanya malah bertengkar hebat.

Putri Diana & Camilla Parker Bowles (Foto: Instagram @fotografie_della_storia)

Dalam cerita Diana, Pangeran Charles dan Camilla memiliki nama panggilan spesial untuk masing-masing. Fred dan Gladys. Bahkan, Charles pernah membuatkan Camilla gelang dengan inisial ‘G dan F’, dua minggu sebelum ia menikahi Diana.

Perasaan cinta Charles kepada Camilla yang begitu kentara, membuat Diana sempat ingin mengurungkan pernikahannya. Ia bercerita pada salah satu kakaknya, bahwa ia merasa tak akan sanggup untuk menjalani pernikahan ini. Namun, sang kakak malah menjawab: “Sayang sekali, wajahmu sudah terpampang dimana-mana, sudah terlambat untuk mundur.”

Pernikahan yang tak harmonis, tekanan dari keluarga kerajaan, membuat Diana merasa stres dan depresi, yang berpengaruh kepada kondisi bulimia yang dideritanya.

“Suamiku pernah menaruh lengannya di sekitar pinggangku, dan berkata: ‘Oh, sebelah sini terasa sangat chubby, ya?’ dan hal itu mendorong sesuatu dalam diriku,” kata Diana dalam rekaman suara untuk biografi tersebut. “Dan tentang Camilla. Aku sangat depresi, sangat depresi,” papar Diana.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Sabtu,25/05/2019
Imsak04:26
Subuh04:36
Magrib17:47
Isya19:00
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.23