kumparan
29 Nov 2018 17:07 WIB

Sejarah Menyedihkan di Rumah Baru Pangeran Harry dan Meghan Markle

Frogmore Cottage (Foto: Dok. Itshenryandmeghan)
Beberapa waktu lalu, kabar terbaru datang dari keluarga Sussex. Pangeran Harry, Duke of Sussex, dan sang istri Meghan Markle, Duchess of Sussex, akan segera pindah dari kediaman mereka di Kensington Palace ke Frogmore Cottage. Sebuah rumah yang terletak di wilayah Windsor Castle ini merupakan hadiah dari Ratu Elizabeth II untuk mereka.
ADVERTISEMENT
Pemandangan dari Frogmore Cottage sendiri bukanlah lansekap yang asing bagi penggemar keluarga Kerajaan Inggris. Frogmore Cottage merupakan lokasi pemotretan pre-wedding Pangeran Harry dan Meghan Markle yang dihelat pada Mei 2018.
Pangeran Harry dan Meghan Markle pindah ke Frogmore Cottage. (Foto: Dok. Kensington Royal)
Rumah baru pasangan ini terdiri dari beberapa bangunan berbeda. Frogmore Cottage memiliki 10 kamar tidur mewah yang berdekatan dengan bangunan utama. Lima di antaranya dihuni oleh staf Kerajaan Inggris.
“Duke dan Duchess of Sussex akan pindah ke Frogmore Cottage di Windsor Estate awal tahun depan untuk mempersiapkan diri menyambut kelahiran anak pertama mereka,” ujar sebuah sumber kepada People.
Kilas balik ke beberapa ratus tahun sebelumnya, Frogmore Cottage ini memiliki sejarah yang sangat kaya. Mulai dari sejarah menyenangkan, hingga yang menyayat hati. Salah satunya, cerita tentang Abdul Karim, ajudan sekaligus teman dekat Ratu Victoria (Ratu Inggris dan Irlandia dari 1837-1901) yang berasal dari India.
Interior mewah Frogmore Cottage. (Foto: Dok. @theworldofinteriors)
Abdul Karim tinggal di Frogmore Cottage selama 10 tahun, sebelum akhirnya ia dipulangkan ke India setelah kematian Ratu Victoria.
ADVERTISEMENT
Dilansir People, setelah kematian Ratu Victoria, beberapa oknum yang merasa cemburu dan rasis terhadap latar belakang Abdul, dengan sengaja membakar seluruh surat-surat pribadi Abdul dengan Ratu Victoria.
Abdul Karim dikabarkan menjadi orang terpercaya Ratu Victoria dan keduanya sangatlah dekat. Saking dekatnya, Ratu Victoria sering mengunjungi Abdul dan meminum teh bersama dengan Abdul dan istrinya.
Frogmore Cottage. (Foto: Dok. @thatsosussex)
Hal tersebut memunculkan kecemburuan di antara anggota Kerajaan Inggris lainnya. Sehingga, saat sang Ratu meninggal dunia, tak ada lagi yang menjadi ‘pelindung’ Abdul.
“Saat itu hari masih amat pagi dan hanya beberapa jam setelah pemakaman Ratu Victoria. Alexandra (cucu Ratu Victoria) dan Putri Beatrice (anak Ratu Victoria) berdiri di area Frogmore dengan banyak penjaga. Kemudian mereka memerintahkan penggerebekan di rumah Abdul dan mengambil semua suratnya untuk dibakar,” tulis Shrabani Basu dalam bukunya yang berjudul Victoria & Abdul: The True Story of the Queen’s Closest Confidant.
ADVERTISEMENT
“Itu adalah momen paling memilukan dalam hidup Abdul. Merupakan salah satu sejarah yang cukup kelam,” tambahnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan