Pencarian populer

Ultheraphy, Perawatan Kecantikan Tarik Kulit Tanpa Operasi Plastik

Ilustrasi Ultheraphy (Foto: dok. Cayman Doctor)

Perawatan kecantikan setiap perempuan tidak selamanya sama. Ada yang sekadar membersihkan muka menggunakan pembersih, pergi ke salon untuk melakukan facial, hingga ke klinik untuk melakukan perawatan yang sesuai dengan kebutuhan, seperti menghilangkan jerawat, mencerahkan wajah hingga mengecilkan pori-pori.

Untuk perempuan yang sudah mendekati usia paruh baya, perawatan yang sering dilakukan adalah perawatan mengencangkan kulit. Banyak perempuan yang ingin mendapatkan hasil yang instan, mereka bahkan rela melakukan operasi plastik agar wajah terlihat kencang kembali. Tetapi, tidak sedikit pula yang takut akan pisau bedah dan lebih memilih perawatan non-bedah.

Salah satu perawatan kecantikan untuk mengencangkan kulit tanpa prosedur bedah adalah Ultheraphy, yakni prosedur non-bedah yang menggunakan gelombang ultrasound mikro yang difokuskan untuk merangsang reaksi alami proses pengangkatan, pengencangan dan penarikan kulit di area bawah dagu, alis mata, dan area leher. Ultheraphy adalah satu-satunya prosedur kecantikan tanpa bedah yang lolos uji Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat dan pertama kali digunakan pada 2009 lalu.

Dituturkan oleh dokter estetika non-bedah Indonesia, dr. Olivia Ong, prosedur kecantikan Ultheraphy menggunakan gelombang suara dengan frekuensi di atas 20.000 kHz yang mampu menembus lapisan kulit terdalam.

"Gelombang suara tersebut begitu ditembakkan ke dalam lapisan kulit akan berubah menjadi panas dengan suhu 60 sampai 70 derajat Celcius, tetapi tetap dingin di lapisan permukaan kulit. Gelombang inilah yang memiliki kemampuan membuat kulit lebih kencang dan terangkat karena adanya pertumbuhan baru di dalam kulit," tutur dokter sekaligus founder Jakarta Aesthetic Clinic tersebut di The Hook Senopati, Jakarta Selatan, Jumat (7/9).

Loading Instagram...

Ditambahkan oleh ahli kecantikan dr. Lanny Juniarti, pertumbuhan kolagen tersebut akan muncul secara berkala sehingga tidak bisa didapatkan secara instan. Biasanya, pertumbuhan kolagen akan muncul dalam kurun waktu dua bulan setelah melakukan Ultheraphy. Setelah enam bulan, wajah perlahan mulai terlihat seperti ditarik, area dagu dan pipi menjadi lebih kencang, dan kontur wajah terbentuk sempurna.

Idealnya, Ultheraphy cukup dilakukan satu kali dalam setahun yang hanya dikerjakan oleh dokter yang berpengalaman menanganinya.

"Sebenarnya cukup dilakukan satu kali saja, tetapi sebelum itu harus tetap ada konsultasi dengan dokter untuk memilih jenis perawatan seperti apa yang dilakukan," jelas dr. Lanny yang juga menjabat sebagai President Director of Miracle Group itu.

Ultheraphy dengan gelombang ultra sound (Foto: dok. Inke Maris)

dr. Lanny menambahkan, sayangnya perawatan Ultheraphy ini banyak dipalsukan oleh beberapa klinik-klinik kecantikan di Indonesia. Banyak klinik kecantikan yang menggunakan alat Ultheraphy palsu dan belum bersertifikat dari FDA. Padahal, jika dilakukan sembarangan, hal ini dapat menimbulkan kerusakan pada wajah.

"Sekarang banyak produk alat perawatan yang palsu, akhirnya perawatan jadi sia-sia. Karena pada perawatan palsu, energi dikirimkan pada tingkat kedalaman di lapisan kulit yang tidak konsisten dan membahayakan. Kalau energi ultrasound terlalu intens dapat berakibat luka bakar. Padahal seharusnya energi dihantarkan secara menyebar," katanya lagi.

Ultheraphy dari Merz Aesthetic (Foto: dok. Inke Maris)

Atas dasar itulah, perusahaan kecantikan internasional Merz Aesthetics meluncurkan aplikasi Real Matters untuk membantu pasien yang akan menjalani perawatan Ultherapy di klinik-klinik kecantikan yang terdaftar dan bersertifikat. Nantinya, pasien akan diberikan kartu khusus yang bisa di-scan menggunakan aplikasi tersebut untuk menunjukkan daftar klinik kecantikan yang sudah bersertifikat. Di Indonesia, ada beberapa klinik yang sudah terdaftar. Dua di antaranya adalah Jakarta Aesthetic Clinic dan Miracle Aesthetic Clinic & Anti Aging.

Anda tertarik melakukan Ultherapy? Ada baiknya, kunjungi klinik kecantikan yang terdaftar di aplikasi Real Matters dan lakukan konsultasi langsung dengan dokter ahli untuk mengetahui jenis perawatan kecantikan apa yang sebaiknya dilakukan dan biaya yang dikeluarkan.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.36