kumparan
22 Jul 2018 10:43 WIB

3 Langkah Hukuman bagi Cheater Pokemon Go

Monster legendaris di Pokemon Go. (Foto: Pokemon Go)
Niantic, studio pengembang game Pokemon Go, tidak pernah berbicara banyak mengenai cara mereka menghukum para pemain yang berbuat curang di game mobile. Sekarang, hal itu sudah mereka jelaskan dalam dokumen kebijakan baru di situs resminya.
ADVERTISEMENT
Sebelum cheater benar-benar diblokir dari Pokemon Go, mereka bakal melalui tiga tahap hukuman disiplin terlebih dahulu. Apa saja?
1. Pesan Peringatan
Langkah pertama adalah memberikan pesan peringatan kepada pemain yang ketahuan berbuat curang di Pokemon Go. Secara teknis, gamer masih bisa bermain, namun tidak ada penampakan Pokemon yang bisa ditangkap selama tujuh hari.
2. Penangguhan Akun
Kedua adalah Niantic akan memblokir sementara akun pemain selama satu bulan. Hukuman ini diberikan ketika pemain tidak mengindahkan peringatan yang pertama.
3. Blokir Permanen
Jika pemain masih menggunakan cheat setelah dua 'teguran' diterima, maka Niantic bakal langsung melakukan banned atau blokir permanen akun Pokemon Go milik si cheater.
Game Pokemon Go dikembangkan oleh Niantic atas lisensi dari The Pokemon Company dan Nintendo. (Foto: Pixabay (CC0 Public Domain))
Gamer yang merasa tidak nakal dalam bermain di Pokemon Go namun menerima hukuman, mereka bisa mengajukan banding di sini. Pihak developer akan melakukan investigasi terkait akun si pemain dalam jangka waktu tertentu.
ADVERTISEMENT
Bermain curang atau cheat di Pokemon Go bukanlah hal baru. Sejak game mobile itu dirilis pada Juli 2016, sejumlah pemain mencoba berbagai cara untuk mengakali sistem hingga permainan terasa lebih mudah baginya.
Salah satu cara curang yang umum digunakan adalah memanfaatkan aplikasi pihak ketiga Fake GPS. Aplikasi jenis ini memungkinkan pengguna memasang titik GPS yang diinginkan, sehingga sistem game mengira sang pemain benar-benar berada di lokasi tersebut.
Cara tersebut membuat pemain tak lagi harus keluar rumah dan bisa bermain Pokemon Go sambil duduk atau tiduran di sofa.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan