Pencarian populer

Ada Malware VPNFilter, FBI Minta Seluruh Router Di-reboot

Ilustrasi router. (Foto: Shutterstock)

Serangan program jahat atau malware bernama VPNFilter mengancam ratusan ribu router rumah tangga dan bisnis di seluruh dunia.

Malware VPNFilter ini disebut oleh Talos, sebuah divisi keamanan siber milik Cisco Systems, telah menargetkan dan menginfeksi berbagai router dan perangkat penyimpanan jaringan (NAS) dari berbagai produsen besar, seperti Netgear, QNAP, TP-Link, dan Cisco itu sendiri.

Berdasarkan temuan ini, Biro Investigasi Federal Amerika Serikat (Federal Bureau of Investigation/FBI) menyarankan para pemilik router dari berbagai merek untuk melakukan reboot perangkat.

Tidak hanya dengan me-reboot perangkat, disarankan kepada pengguna untuk menggunduh pembaruan peranti lunak terbaru router-nya sebagai tambahan perlindungan dari serangan malware. Direkomendasikan pula agar pengguna atau staf teknologi melakukan perubahan kata sandi perangkat router.

Dengan melakukan ketiga hal tersebut, diharapkan dapat mencegah malware bekerja untuk mengambil data pribadi atau menutup trafik jaringan Internet.

"VPNFilter mampu membuat router kantor kecil dan kantor rumahan tidak dapat beroperasi. Malware ini juga berpotensi mengumpulkan informasi yang melewati router," kata FBI dalam sebuah pernyataan resmi.

Ilustrasi router. (Foto: Shutterstock)

Berikut ini adalah merek dan tipe perangkat router yang teridentifikasi terkena dampak malware VPNFilter.

Linksys E1200

Linksys E2500

Linksys WRVS4400N

Netgear DGN2200

Netgear R6400

Netgear R7000

Netgear R8000

Netgear WNR1000

Netgear WNR2000

QNAP TS251

QNAP TS439 Pro

TP-Link R600VPN

FBI sendiri saat ini terus menyelidiki malware VPNFilter. Belum jelas apa tujuan dari penyebaran malware VPNFilter, atau siapa yang mungkin berada di belakangnya, tetapi FBI mengatakan telah membuat kemajuan dalam mematikan jaringannya.

Pada 23 Mei lalu, peneliti di Talos mengatakan ada lebih dari 500.000 router yang terserang malware VPNFilter di 54 negara, dengan kasus terbanyak terjadi di Ukraina.

Hingga saat ini belum diketahui apakah malware ini juga mengancam perangkat router yang ada di Indonesia atau tidak, tapi setidaknya saran yang direkomendasikan oleh FBI untuk melakukan reboot pada router memang patut dicoba.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: