Pencarian populer

Bangun Startup? Jangan Dulu Mikir Untung

Ajang pencarian startup terbaik, The NextDev. (Foto: Bianda Ludwianto/kumparan)

Keuntungan bukan menjadi tujuan utama ketika membangun sebuah startup. Ya, hal ini disampaikan langsung oleh Chief Executive Officer (CEO) PT Telkomsel, Ririek Adriansyah saat menghadiri acara Ideafest x The Nextdev 2018 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Sabtu (27/10).

Ririek berpendapat wajar jika sebuah perusahaan untuk memikirkan keuntungan. Namun keuntungan bukanlah hal utama ketika membangun sebuah perusahaan rintisan (startup) melainkan fokus pada manfaat banyak orang yang akan menghasilkan keuntungan dengan sendirinya.

Hal tersebut juga menjadi pertimbangan Telkomsel untuk memilih startup terbaik di The Nextdev 2018, sebuah ajang pencarian startup pengembang aplikasi digital yang membuat produk solusi digital. Kompetisi ini rutin digelar Telkomsel setiap tahunnya.

Pada rangkaian acara The Nextdev 2018 yang digelar 26 dan 27 Oktober lalu, Telkomsel mengumumkan tiga startup terbaik yaitu Fish Go, Garda Pangan, dan Hello Beauty. Perjuangan ketiga startup tersebut wajib diacungi jempol. Pasalnya Ketiga startup ini memiliki visi dan misi sosial yang luar biasa menginspirasi.

Tiga pemenang The NextDev 2018, Dennis Tjandra (Hello Beuaty), I Gede Yoga Pratama Putra (Fishgo) dan Dedhy Bharoto Trunoyudho (Garda Pangan). (Foto: Telkomsel)

Fish Go, Bantu Nelayan Mendapatkan Banyak Penghasilan

I Gede Merta Yoga Pratama selaku founder startup asal Bali ini tidak percaya startup-nya sukses melibas 23 startup yang sama-sama melakukan pitching di depan dewan juri The Nextdev 2018. Gol kemenangan yang dicetak Fish Go di ajang The NextDev 2018 melengkapi penghargaan Innovation Festival 2017 yang sebelumnya pernah diraih Fish Go.

Bukan tanpa alasan mengapa Fish Go berhasil mencuri para perhatian juri The Nextdev. Selain punya ide yang menarik, startup ini punya social impact yang luar biasa karena membantu nelayan untuk mendapat hasil tangkap ikan lebih banyak setiap kali melaut.

Dengan aplikasi Fish Go, nelayan bisa memaksimalkan tangkapan ikannya. Fish Go akan menginformasikan lokasi potensial untuk menangkap ikan, disertai rute dan waktu penangkapan ikan yang tepat. Bukan itu saja, aplikasi ini juga menyediakan panduan harga jual agar nelayan bisa mendapatkan harga yang layak, serta kemampuan mendata hasil tangkapan ikan dari para nelayan.

Keuntungan bukan menjadi hal utama melainkan bagaimana cara agar Fish Go bisa bermanfaat bagi masyarakat guna mendapatkan keuntungan tersendiri. Berkat social impact yang luar biasa bagi masyarakat, tidak heran, jika Fish Go layak meraih gelar Best of The Best The NextDev Talent Scouting 2018.

Garda Pangan, Kawal Makanan Sebelum Dibuang

Mengutip dari Jakartaglobe.id, Indonesia menjadi negara terbesar kedua di dunia dalam hal pembuangan sampah makanan tahun 2017. Dari data tersebut, satu orang bisa membuang hampir 300 kg makanan setiap tahun. Ironisnya, masih banyak rakyat Indonesia yang kelaparan dan berjuang mati-matian untuk bisa makan setiap hari.

Berkaca dari kondisi ini, Dedhy Trunoyudho dan Eva Bachtiar mendirikan Garda Pangan. Komunitas dan startup food bank yang diinisiasi Dedhy Bharoto Trunoyudho di Surabaya pada April 2017 lalu.

Dengan konsep food bank, Garda Pangan kini telah punya nasabah. Mereka adalah pengusaha kuliner: catering, restoran, hingga toko roti. Merekalah yang menyetor makanan yang tersisa setiap minggu. Sisa makanan tersebut dimanfaatkan Garda Pangan untuk menyelesaikan masalah kerawanan pangan, kelaparan, dan gizi buruk di Indonesia. Meski begitu mereka tidak sembarangan menerima donasi makanan dari nasabah.

Untuk memantau ketersedian pasokan, Garda Pangan menyediakan aplikasi berbasis website secara real time. Jika makanan telah basi, Garda Pangan akan mengolahnya menjadi biogas.

Bagi Dedhy dan Eva, membangun startup bukan hal soal keuntungan finansial saja melainkan kebermanfaatan itulah yang membawa kebahagiaan dan keberlanjutan Garda Pangan. Selain berdampak positif untuk mengatasi masalah kelaparan, Garda Pangan juga bisa menjadi masalah untuk menjaga lingkungan sekitar dari sampah yang berserakan. Dengan visi misinya yang sungguh mulia, Garda Pangan berhasil menjadi salah satu pemenang The Nextdev 2018.

Hello Beauty, Memudahkan Pengguna Memesan Layanan Kecantikan Sesuai Keinginan

Geliat e-commerce yang menawarkan alat-alat make up tak membuat Dennish Tjandra, Co-Founder Hello Beauty berkeinginan untuk menerjuni bisnis itu. Dennish justru ingin memecahkan masalah terkait layanan kecantikan yaitu minimnya informasi mengenai layanan make up artist di ranah online. Maka itu, tercetuslah Hello Beauty.

Hello Beauty hadir sebagai marketplace yang menghubungkan make up artist (MUA) dan klien. Beberapa layanan yang disediakan meliputi jasa make up dan hair do, wedding make up, prewedding, lamaran, ulang tahun, pesta, photoshoot, commercial, hingga make up untuk sehari-hari.

Bagi Dennish, untuk mencari alat-alat make up tidaklah sulit. Tetapi untuk layanan kecantikan bukan sesuatu yang mudah untuk dicari. Dengan adanya Hello Beauty ini, para MUA dapat mengatur dan membangun bisnisnya menjadi lebih baik. Selain itu, Hello Beauty juga dapat membantu para wanita untuk dapat mencari dan memesan jasa make up sesuai dengan kebutuhan, biaya, waktu, dan lokasi dengan lebih mudah.

Keberadaan Hello Beauty kini telah menjangkau beberapa kota besar dan telah mendukung bisnis penyedia jasa kecantikan yang selama ini hanya mengandalkan kekuatan sosial media sebagai layanan bisnisnya. Tak heran bila Hello Beauty juga menjadi salah satu pemenang terbaik The Nextdev 2018.

Ketiga pemenang The Nextdev 2018 ini adalah sekian banyak dari startup di Indonesia yang menginspirasi. Mereka memulainya dengan tidak memikirkan untung dan rugi tetapi fokus pada masa depan orang dengan begitu banyak monetisasi akan bisa datang dengan sendirinya.

Visi tersebut sesuai dengan tema The Nextdev yakni "Passion + Purpose = Social Impact", diharapkan generasi muda Indonesia untuk berkolaborasi dan berkarya, membawa semangat perubahan dan perkembangan teknologi lebih luas lagi, serta meratakan pertumbuhan gerakan ekonomi kreatif ke seluruh penjuru tanah air.

Story ini merupakan bentuk kerja sama dengan Telkomsel.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: