kumparan
20 Feb 2019 19:27 WIB

Bos YouTube Akui YouTuber Indonesia Makin Produktif

Logo YouTube. Foto: Bianda Ludwianto/kumparan
Masyarakat Indonesia ternyata gemar menonton video di YouTube, terutama yang kontennya disajikan oleh YouTuber lokal. Hal ini membuat jumlah subscriber yang dimiliki konten kreator Indonesia terus mengalami pertumbuhan dalam beberapa tahun terakhir.
ADVERTISEMENT
YouTube Creator & Artist Development Manager untuk India & SEA, Rajant Meshram, melihat setiap tahunnya channel YouTube asal Indonesia dalam tiga tahun terakhir mendapatkan peningkatan jumlah subscriber yang signifikan.
Rajant memaparkan, pada 2016 lalu, hanya ada dua YouTuber Indonesia yang mampu meraih gelar Gold Award karena subscriber-nya tembus 1 juta pengguna. Setahun kemudian, angka peraih Gold Award meningkat hingga 15 channel.
Rajant Meshram, YouTube Creator & Artist Development Manager untuk India & SEA. Foto: Bianda Ludwianto/kumparan
Terakhir, pada 2018, nominal tersebut naik drastis dengan tembus 85 channel. Di tahun yang sama, jumlah akun yang sudah meraih 100 ribu subscriber sekarang sudah mencapai lebih dari 1.700 channel, meningkat dari 680 channel dibanding tahun lalu.
"Pertumbuhan konten kreator YouTube di Indonesia setiap tahun semakin luar biasa. Dalam periode tiga tahun, peraih 1 juta subscriber meningkatkan sangat tajam dan berkali lipat. Ide-ide kreator pun yang semakin beragam dan menarik juga ikut menjadi faktornya," katanya saat ditemui di kantor Google Indonesia, Rabu (20/2).
ADVERTISEMENT
Sayangnya, Rajant tidak mau mengungkap berapa jumlah pengguna aktif YouTube di Indonesia untuk melihat pertumbuhannya setiap tahun.
Tidak hanya dari Gold Award, Rajant juga mengungkapkan Indonesia mencetak sejarah sebagai negara pertama di kawasan Asia Tenggara yang mampu meraih dua Diamond Award, penghargaan untuk YouTuber yang sudah meraih 10 juta subscriber.
Dua YouTuber itu adalah Ria Ricis dan Atta Halilintar. Ria meraih 10 juta subscriber pada 15 Februari 2019, sementara Atta mampu meraih lebih dari 11 juta subscriber pada 19 Februari 2019.
"Atta dan Ria adalah salah satu bukti dari komunitas kreator YouTube yang terus berkembang di Indonesia yng terus mendorong perubahan, berbagi cerita dan pendapat, dan menemukan kesuksesan di Youtube," tuturnya.
Dibalik Layar Shooting Atta Halilintar Foto: Helmi Afandi Abdullah/kumparan
Dengan semakin banyaknya YouTuber dan video di platform, perusahaan akan mengajak para kreator konten itu untuk tetap berada dalam aturan Community Guideline. Tujuannya agar YouTuber konsisten menghasilkan konten yang semakin berfaedah.
ADVERTISEMENT
"Kami terus berkomitmen untuk memastikan bahwa YouTube adalah tempat terbaik bagi masyarakat Indonesia untuk mendengarkan, berbagi, dan menciptakan konten video yang baik dan menginspirasi. Maka ada Community Guideline yang bisa dimanfaatkan oleh konten kreator untuk menjadikan channel-nya semakin baik," pungkas Rajant.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan