kumparan
28 Agu 2019 11:17 WIB

CEO Apple Sumbang Uang untuk Padamkan Kebakaran Hutan Amazon

Tim Cook, pendiri Apple. Foto: Getty Images/Michel Porro
Hampir sebulan berlalu sejak hutan paru-paru dunia Amazon dilanda kebakaran terbesar sepanjang sejarah pada 23 Agustus 2019. Sejumlah lembaga hingga tokoh ternama bersimpati atas musibah ini, salah satunya CEO Apple Tim Cook.
ADVERTISEMENT
Cook bahkan berjanji akan menyiapkan dana bantuan untuk proses pemadaman. Namun, ia tak menyebutkan berapa nominal bantuan itu.
“Kebakaran di hutan hujan Amazon sangatlah menghancurkan. Padahal, hutan itu merupakan satu ekosistem terpenting di dunia. Apple akan menyumbang untuk pelestarian keanekaragaman hayati,” kata Tim Cook, seperti dilansir CNET.
Cook menjadi petinggi perusahaan teknologi pertama yang mengulurkan bantuan untuk padamkan kebakaran hutan Amazon. Namun, Apple sendiri masih belum memberikan komentar saat dimintai tanggapan mengenai kabar ini.
CEO Apple, Tim Cook. Foto: Elijah Nouvelage/Reuters
Kebakaran hutan Amazon ini membuat banyak hati para netizen di Twitter pilu. Mereka marah karena tidak banyak peliputan media dan perhatian terkait kebakaran hutan hujan Amazon. Alhasil, tak sedikit dari mereka yang meminta perhatian para miliarder untuk turut memberi sumbangan.
ADVERTISEMENT
Ini bukan pertama kalinya masyarakat bisa melihat jiwa sosial dari bos Apple pengganti mendiang Steve Jobs itu. Sebelumnya, Cook pernah menyumbang uang atas nama Apple setelah kehancuran Katedral Notre Dame pada awal 2019.
Kebakaran yang menghancurkan gedung terbaik arsitektur Gothik Prancis itu terjadi pada 15 April. Sehari setelahnya, Cook posting cuitan solidaritas Apple untuk mengulurkan bantuan.
Kebakaran Amazon juga menjadi topik pertemuan pimpinan negara dalam G7 Summit pada akhir minggu lalu. Mereka menjanjikan akan memberikan paket bantuan 20 juta dolar AS atau Rp 284,9 miliar. Lembaga Earth Alliance milik Leonardo DiCaprio juga turut menyumbang bantuan 5 juta dolar AS atau Rp 71,2 miliar untuk isu lingkungan ini.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan