Pencarian populer

CEO Google Akui Ada Pelecehan Seksual, 48 Karyawan Sudah Dipecat

Ilustrasi Google. (Foto: REUTERS/Aly Song/File Photo)

Perusahaan teknologi kembali dirundung masalah pelecehan seksual. Kali ini, raksasa mesin pencari internet Google baru saja mengumumkan jika mereka telah memecat 48 karyawannya dalam 2 tahun ini akibat terlibat dalam pelecehan seksual.

Hal ini diungkapkan oleh CEO Sundar Pichai dan juga pimpinan divisi HR Google, Eileen Naughton, dalam sebuah memo yang dikirimkan kepada seluruh karyawan lewat email. Dari 48 karyawan itu, 13 di antaranya memiliki posisi tinggi di perusahaan. Pichai mengakui ada masalah dalam perusahaannya terkait pelecehan seksual.

Dalam memo itu juga Google menegaskan tidak memberikan sebuah 'paket istimewa' untuk petinggi perusahaan yang keluar setelah terganjal kasus pelecehan seksual. Kabar ini mengemuka setelah salah satu kreator Android, Andy Rubin, disebut menerima 90 juta dolar AS untuk kelur dari perusahaan pada 2014 lalu.

Menurut investigasi perusahaan pada saat itu, Rubin terbukti melakukan pelecehan seksual terhadap seorang karyawan Google yang pernah ia kencani.

“Kami mengulas segala macam keluhan tentang pelecehan seksual dan perilaku yang tidak pantas,” tulis Pichai, seperti dilansir Fortune.

CEO Google, Sundar Pichai. (Foto: Denis Balibouse/Reuters)

Email tersebut juga menyinggung tentang karyawan Google yang kencan dengan eksekutif perusahaan. Seperti Jennifer Blakely misalnya, yang memutuskan keluar dari perusahaan setelah menjalin hubungan dengan salah satu petinggi perusahaan, David Drummond, selama tiga tahun hingga akhirnya mereka memiliki anak. Blakely diketahui bekerja dalam divisi yang dipimpin Drummond.

Setelah memiliki anak, Blakely pun keluar dari Google dan kabarnya hubungannya dengan Drummond telah kandas.

Protes dari para karyawan

Cara Google dalam menangani masalah pelecehan seksual yang dilakukan petingginya membuat para karyawan geram. Sejumlah karyawan disebut memiliki rencana untuk melakukan aksi walkout alias turun ke jalan untuk melayangkan protes terkait hal ini.

Kabarnya, bakal ada lebih dari 200 karyawan Google yang akan mengikuti aksi walkout pada pekan ini.

CEO Google Sundar Pichai sebelumnya telah mengatakan bahwa perusahaan memberikan tempat yang aman bagi karyawannya untuk bekerja. Ia menegaskan tidak ada perlakuan istimewa terhadap petinggi yang keluar setelah terbukti melakukan pelecehan seksual.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Sabtu,25/05/2019
Imsak04:26
Subuh04:36
Magrib17:47
Isya19:00
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.23