kumparan
2 Sep 2019 17:58 WIB

Gandeng Pertamina, Telkomsel Rilis Teknologi IoT untuk Truk BBM

Logo jaringan internet 4G LTE Telkomsel. Foto: Dok. Telkomsel
Telkomsel dan PT Pertamina Patra Niaga resmi menjalin kerja sama untuk melakukan digitalisasi moda transportasi pengangkut BBM di Indonesia. Nantinya, teknologi IoT (Internet of Things) Telkomsel Fleetsight akan digunakan oleh Pertamina untuk meningkatkan keselamatan dan efisiensi bagi lebih dari 1.800 unit truk BBM mereka.
ADVERTISEMENT
Telkomsel Fleetsight merupakan teknologi IoT untuk memonitor dan mengontrol armada truk pengangkut BBM. Teknologi ini menyematkan perangkat telematika berbasis satelit yang diintegrasikan dengan berbagai jenis sensor atau peralatan tambahan pada kendaraan.
Faktor keamanan menjadi latar belakang dari kerja sama antara Telkomsel dan Pertamina. Dengan Telkomsel Fleetsight, pengemudi akan diberikan peringatan secara real-time jika terjadi pelanggaran standar operasional seperti melebihi kecepatan ataupun beroperasi di luar jadwal.
Penandatanganan kerja sama Telkomsel dan Pertamina. Foto: Aulia Rahman Nugraha/kumparan
"Ada beberapa hal yang men-trigger kami untuk melakukan kolaborasi. Jadi, kalau kita melihat latar belakang, salah satunya adalah kecelakaan," ujar General Manager Fleet Management Telkomsel, Arief Teguh Hermawan, di tengah acara penandatanganan kerja sama pada Senin (2/9) di Jakarta.
Berbagai macam peringatan tersebut dimungkinkan karena teknologi ini mengombinasikan berbagai macam data dengan aturan dan peringatan yang ada. Semua parameter mobilitas aset dapat direkam dan pengguna akan disuguhkan dengan berbagai macam informasi dalam bentuk insight maupun data seperti rute, jam operasional kendaraan, perilaku pengemudi, hingga batas kecepatan.
Teknologi Telkomsel Fleetsight yang akan diintegrasikan dengan truk BBM dari Pertamina. Foto: Aulia Rahman Nugraha/kumparan
Telkomsel juga mengklaim bahwa Fleetsight mampu membuat kendaraan jadi lebih ramah lingkungan. Pasalnya, perjalanan kendaraan yang efisien dapat mengurangi emisi hasil pembakaran.
ADVERTISEMENT
Emma Sri Martini, Direktur Utama Telkomsel, mengungkapkan bahwa pihaknya bangga dengan kerja sama ini, karena dapat menghadirkan solusi berbasis IoT yang menunjukkan komitmen mereka demi mendukung visi Making Indonesia 4.0
"Di era Industri 4.0 seperti sekarang ini, perusahaan dituntut untuk dapat mengadopsi inovasi digital untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas perusahaan," ujar Emma.
Emma Sri Martini, Direktur Utama Telkomsel. Foto: Telkomsel
Kerja sama ini juga disambut baik oleh pihak Pertamina. Menurut Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Nina Sulistyowati, teknologi IoT dari Telkomsel merupakan solusi bagi distribusi BBM yang efisien ke seluruh wilayah di Indonesia.
"Kami berharap sinergi kerja sama ini tidak hanya berkontribusi positif terhadap operasional pertamina, namun juga berdampak positif bagi akselerasi efisiensi distribusi agar persediaan BBM dapat menjangkau seluruh masyarakat Indonesia," jelas Nina.
ADVERTISEMENT
Kerja sama Telkomsel dan Pertamina Patra Niaga akan terdiri dari tiga fase. Tahap pertama dari kerja sama ini akan berfokus pada pemasangan teknologi Telkomsel Fleetsight ke kendaraan tangki BBM dan akan siap beroperasi pada September hingga Oktober 2019.
Adapun tahap kedua dan ketiga dari kerja sama ini meliputi peningkatan fitur Telkomsel Fleetsight yang telah terpasang pada kendaraan. Peningkatan fitur ini dilakukan dengan menambahkan beberapa sensor tambahan yang mampu mengidentifikasi berbagai macam parameter, seperti temperatur rem kendaraan, kekentalan oli mesin, dan tekanan ban.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan