kumparan
8 Sep 2017 17:02 WIB

Go-Jek Tempati Peringkat 17 Perusahaan yang Mengubah Dunia

Pendiri sekaligus CEO Go-Jek, Nadiem Makarim. (Foto: Antara/Wahyu Putro A)
Perusahaan transportasi online asal Indonesia, Go-Jek, telah membawa perubahan besar ke dalam kehidupan masyarakat Tanah Air sejak mereka merilis aplikasi mobile di tahun 2015. Saat itu, Go-Jek cuma menyediakan layanan ojek motor, dan kini telah berkembang menjadi platform on-demand yang digemari masyarakat.
ADVERTISEMENT
Bukan hanya layanan antar jemput menggunakan motor atau mobil, Go-Jek juga menghadirkan layanan lain berupa logistik, pembayaran, antar makanan, pijat, isi pulsa, bersih-bersih rumah, kecantikan, kesehatan, servis kendaraan, hingga belanja.
Pertama kali beroperasi pada 2010, sang pendiri dan juga CEO Go-Jek, Nadiem Makarim, mengatakan awalnya perusahaan yang ia bangun itu dimulai dengan sebuah call center dan 20 pengemudi ojek. Hingga akhirnya aplikasi mobile Go-Jek meluncur untuk pertama kalinya di awal Januari 2015, Go-Jek semakin melesat dan mengubah peta bisnis transportasi di Indonesia.
Go-Jek menjadi sebuah fenomena nasional, berkat mengalir derasnya pemberitaan seputar mereka dan bagaimana pengakuan para pengemudi yang mendapatkan penghasilan besar berkat Go-Jek. Perusahaan ini pun bertanggung jawab membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat Indonesia, termasuk pesaing mereka yang juga beroperasi di sini, yaitu Grab dan Uber.
ADVERTISEMENT
Untuk bersaing dengan kedua pesaingnya itu, Go-Jek tampil beda dengan menghadirkan berbagai layanan selain transportasi yang telah disebutkan di atas dan juga agresif mengembangkan sistem pembayaran digital Go-Pay miliknya.
Masuk Daftar 50 Perusahaan yang Mengubah Dunia
Berkat dampaknya untuk masyarakat Indonesia, majalah Fortune memasukkan Go-Jek ke dalam daftar 50 perusahaan yang telah mengubah dunia. Go-Jek menempati peringkat ke-17 dan menjadi satu-satunya perusahaan asal Asia Tenggara yang masuk ke dalam daftar ini. Mereka masuk bersama perusahaan populer seperti Apple (peringkat 3), Unilever (peringkat 21), dan Microsoft (peringkat 25).
“Ini adalah hasil dari kolaborasi begitu banyak pihak yang terus mendukung GO-JEK. Selain berterima kasih kepada masyarakat serta ratusan ribu mitra-mitra pengemudi, talent, dan mitra UMKM GO-JEK yang terus berkomitmen memberikan layanan terbaik bagi pelanggan, kami juga ingin berterima kasih kepada pemerintah yang berperan sangat penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia,” ujar Nadiem Makarim, dalam rilis pers yang diterima kumparan (kumparan.com).
ADVERTISEMENT
Nadiem menyatakan penghargaan ini telah memotivasi Go-Jek untuk terus memberikan kontribusi positif terhadap visi pemerintah agar Indonesia dapat menjadi kekuatan ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara pada 2020.
Daftar "Change The World" dibuat oleh Fortune untuk memberi penghargaan kepada perusahaan-perusahaan dengan dampak sosial yang positif melalui strategi bisnis utamanya. Lewat situs resmi Fortune, disebutkan bahwa daftar ini diprioritaskan untuk perusahaan yang memiliki pendapatan tahunan di atas 1 miliar dolar AS (setara Rp 13,2 triliun).
Go-Jek Bantu Perekonomian Kota dan Pengemudi
Fortune mengatakan Go-Jek mampu melanjutkan perekonomian kota di mana bisnis-bisnis UMKM terbantu dengan pelonjakan pendapatan setelah menjadi mitra perusahaan. Selain itu, mitra pengemudi yang jumlahnya lebih dari 300 ribu pun dapat menikmati berbagai manfaat kesehatan, asuransi, pelatihan keselamatan, hingga layanan keuangan mikro.
Pasukan pengemudi ojek online GO-JEK. (Foto: www.instagram.com/gojekindonesia/)
Selain masuk daftar perusahaan yang mengubah dunia versi Fortune, Go-Jek juga baru saja memperoleh penghargaan sebagai "Top 10 Most Powerful Brand" di Indonesia pada acara Brand Asia 2017.
ADVERTISEMENT
Dalam penghargaan yang diberikan oleh MarkPlus, Inc bekerjasama dengan Nikkei BP Consulting tersebut, Go-Jek dinobatkan sebagai "Top 3 Brand Performer" dan "Top 3 Most Powerful Transportation/Logistic Brands".
Saat ini, Go-Jek telah beroperasi di 50 kota di Indonesia, di mana mereka baru saja mengumumgkan ekspansi ke 25 kota baru pada 14 Agustus lalu. Hingga Juli 2017, aplikasi Go-jek sudah diunduh lebih dari 44 juta kali di perangkat Android dan iOS.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·