kumparan
20 Feb 2019 20:31 WIB

Google Disebut Mau Bikin Smartphone Android Murah

Pixel 2, Ponsel Keluaran Google Foto: Stephen Lam/Reuters
Pasar smartphone kelas menengah ke bawah dikabarkan tengah dilirik Google. Raksasa internet asal AS itu disebut tengah mengembangkan ponsel pintar versi murah untuk dirilis pada tahun 2019 ini.
ADVERTISEMENT
Hal ini dilakukan sebagai upaya Google untuk mendorong lini bisnis produk smartphone dan menarik pengguna agar beralih ke ekosistem milik Google. Produk akan menjadi smartphone non-premium pertama Google.
Selain itu, ini juga langkah perusahaan untuk mengeksploitasi masalah penjualan iPhone yang dialami oleh Apple, karena konsumen kini memilih smartphone berspesifikasi tinggi namun dijual murah seperti yang ditawarkan Xiaomi dan vendor China lainnya.
Smartphone non-premium Google ini diperkirakan bakal menyasar pasar di negara berkembang. Ia bakal dijual dengan harga lebih terjangkau dibandingkan iPhone XR buatan Apple, yang dibanderol mulai harga Rp 15 jutaan di Indonesia, atau ponsel terkininya Pixel 3 yang dijual dengan harga 799 dolar AS pada Oktober 2018 silam.
Ilustrasi platform Google. Foto: Dado Ruvic/Reuters
Menurut laporan Nikkei Asian Review yang berasal dari sumber terdekat dengan isu ini, harga smartphone kelas menengah hingga high-end dijual dengan harga sekitar 150 dolar AS (Rp 2,1 juta) hingga 700 dolar AS (Rp 9,8 juta). Khusus smartphone Google model low-end, perangkat akan dilepas dengan harga di bawah 150 dolar AS atau Rp 2 jutaan.
ADVERTISEMENT
Ponsel murah teranyarnya ini akan menjadi jalan bagi Google untuk memperluas pasar perangkat kerasnya agar lebih banyak orang yang menggunakan sistem operasinya.
Selain smartphone, Google juga berencana untuk meluncurkan speaker pintar, smartwatch, dan kamera web. Pada tahun 2019 ini, Google juga akan meluncurkan ponsel premium baru di jajaran Pixel.
Google Pixel 3. Foto: Shannon Stapleton/Reuters
Upaya Google untuk memperkaya pengguna juga tak tanggung-tanggung. Perusahaan bahkan telah membajak para ahli dari berbagai raksasa teknologi lain dan memperluas kemitraan produksinya di seluruh Asia.
Dalam dua tahun terakhir, Google telah merekrut ratusan teknisi perangkat keras dan spesialis pasokan bahan baku (supply chain) dari Apple. Google juga mengakuisisi dua ribu teknisi HTC pada 2017.
Kehadiran Google memang belum begitu terasa di pasar smartphone global. Berdasarkan data IDC, pengapalan Pixel pada tahun 2018 adalah 4,68 juta unit atau sekitar 0,33 persen dari total penjualan smartphone di seluruh dunia. Pada 2017, penjualan ponsel Pixel sekitar 3,45 juta unit atau 0,2 persen pangsa pasar.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan