Pencarian populer

Google Rayakan Setengah Abad Status Langka Bunga Bangkai

Google Doodle Rafflesia Arnoldii. (Foto: Google)

Pada 9 Januari 1993, tanaman Rafflesia Arnoldii ditetapkan sebagai puspa langka berdasarkan Keputusan Presiden No.4 Tahun 1993 tentang Satwa dan Bunga Nasional. Sebagai perayaan 25 tahun penetapan tersebut, Google menampilkan ilustrasi Rafflesia Arnoldii di mesin pencari.

Rafflesia Arnoldii atau padma raksasa merupakan tumbuhan parasit obligat yang tumbuh pada batang liana (tumbuhan merambat) dari genus Tetrastigma. Ia tidak memiliki daun sehingga tidak mampu melakukan fotosintesis sendiri dan mengambil nutrisi dari pohon inangnya.

Tumbuhan ini pertama kali ditemukan pada 1818 di hutan tropis Sumatera oleh seorang pemandu yang bekerja pada Dr. Joseph Arnold yang sedang mengikuti ekspedisi Thomas Stanford Raffles. Tak heran jika ia diberi nama sesuai sejarah penemunya yakni penggabungan antara Raffles dan Arnold.

Tak hanya terkenal dengan bau busuknya, Rafflesia Arnoldii atau akrab kita sebut dengan bunga bangkai itu juga merupakan bunga terbesar di dunia. Bau busuk yang khas itu adalah caranya untuk mengundang serangga yang akan membantu proses penyerbukan.

"Kelopaknya yang tebal berwarna merah kecokelatan, dengan bintik-bintik putih, hanya muncul saat siap untuk bereproduksi - membuatnya menampilkan pemandangan tidak biasa," tulis Google di halaman Doodle.

Ilustrasi bunga Rafflesia arnoldii (Foto: REUTERS/Jeremy Holden/Harvard University/Handout)

Ketika mekar, bunga bangkai ini dapat tumbuh dengan diameter sekitar satu meter dan hanya mengembang beberapa hari saja. Ini menjadikan penampakannya cukup mengejutkan dan unik.

Tidak heran Rafflesia Arnoldii, yang banyak ditemukan di provinsi Bengkulu, Sumartra, ditetapkan sebagai bunga langka, bersama dengan bunga melati putih dan bunga anggrek bulan.

Kini tugas kita menjaga flora unik tersebut demi menjaga kekayaan flora dan fauna Indonesia.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: