Pencarian populer

Instagram Bakal Sembunyikan Jumlah Like Sebuah Foto?

Instagram. Foto: Pixabay

Instagram sedang mempertimbangkan untuk menyembunyikan hitungan Like di sebuah konten, sehingga membuat orang lain tidak dapat melihat jumlah like yang didapatkan dalam posting individu, sekaligus menghapus kultur ‘Do it for the Likes.’

Platform berbagi foto dan video itu ingin penggunanya lebih fokus untuk membuat konten yang benar-benar bagus, bukan sekadar mendorong pengguna mendapatkan Like sebanyak-banyaknya dari pengguna lain.

Fitur yang belum dirilis ke publik itu terdeteksi oleh seorang ahli pemrograman bernama Jane Wong. Dia bilang, Instagram sepertinya ingin para follower sebuah akun hanya fokus pada konten yang dibagikan akun tersebut, bukan berapa banyak Like yang didapat pada posting tersebut.

Nantinya, jumlah Like itu hanya bisa dilihat oleh si pemilik akun.

Pihak Instagram sendiri mengkonfirmasi rencana tersebut, tetapi mereka belum menguji fitur tersebut.

“Kami belum menguji coba (fitur sembunyikan jumlah Like) saat ini, namun mengeksploarasi cara untuk mengurangi tekanan di Instagram adalah hal yang selalu kami pikirkan,” ujar Instagram, dilansir The Verge.

Instagram tampaknya ingin mengurangi beban sosial yang dialami banyak penggunanya. Tak sedikit pengguna Instagram yang merasa tertekan karena tidak mendapatkan jumlah Like yang mereka inginkan padahal sudah berusaha membuat konten terbaik.

Logo aplikasi Instagram di smartphone Android. Foto: REUTERS/Thomas White

Eksplorasi ini dilakukan menyusul permintaan dari Kantor Komisioner Informasi Inggris yang merekomendasikan platform media sosial seperti Instagram untuk mematikan fitur Like. Menurut mereka, kehadiran Like di media sosial membuat orang selalu ingin posting.

Permintaan komisi tersebut bertujuan melindungi kemanan dan privasi pengguna platform yang tak sedikit merupakan anak-anak dan remaja.

Tak sedikit juga penelitian yang menuding media sosial sebagai salah satu pemicu penyakit mental. Salah satunya dalam jurnal berjudul Journal of Social and Clinical Psychology. Peneliti mengatakan bahwa penggunaan media sosial bisa memberikan dampak depresi dan rasa kesepian pada seseorang.

“Ketika kamu melihat kehidupan orang lain, biasanya di Instagram, sangat mudah untuk kamu menyimpulkan bahwa kehidupan orang lain lebih keren daripada hidupmu,” ujar salah satu penulis junal sekaligus Psikolog Melissa G. Hunt.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.23