kumparan
9 Jan 2019 21:05 WIB

Lakukan Riset, Vivo Buka Kemungkinan Bawa Ponsel Premium ke Indonesia

Vivo Nex (Foto: Vivo)
Brand smartphone Vivo masih menyimpan beberapa produk unggulan yang belum masuk ke Indonesia. Salah satu produk terbaiknya yang masuk seri flagship atau premium adalah Nex.
ADVERTISEMENT
Vivo Nex telah lama diluncurkan di negara asalnya, China, pada pertengahan tahun 2018 lalu. Sampai sekarang, Vivo belum berani membawanya ke pasar Indonesia dalam waktu dekat.
Public Relation Manager Vivo Indonesia, Tyas Rarasmurti, belum mau memastikan kapan smartphone dengan teknologi kamera geser pertama di dunia tersebut bisa dirilis di Indonesia. Saat ini perusahaan tengah mengadakan riset untuk menentukan pasar yang cocok dengan segmen dan strategi yang akan diterapkan untuk Vivo Nex.
"Seperti apa si produk yang akan diluncurkan Vivo ke depan atau tahun 2019 ini? Ya, saya belum bisa ungkap karena kami masih melakukan riset untuk mengelurkan produk yang cocok. Kita ingin mengeluarkan inovasi. Kita harus lihat semua sisi. Kesiapan vendor, distributor, tidak menutup kemungkinan akan ada seri Nex," katanya saat acara Media Gathering Vivo Indonesia di Bandung, Rabu (9/1).
Logo Vivo. (Foto: Aditya Panji/kumparan)
Lebih lanjut Tyas menjelaskan Vivo tidak hanya sebuah perusahaan smartphone, tetapi juga teknologi secara menyeluruh. Maka dari itu Vivo perlu memberi fitur atau teknologi terkini yang sesuai dengan konsumen di suatu pasar.
ADVERTISEMENT
"Memang di pasar indonesia agak sedikit berbeda dengan China. Di China ada seri X, di Indonesia ada seri V dan Y. Semua yang dikeluarkan oleh Vivo di sini tidak sama dan disesuaikan," tambahnya. "Fokus kita dari awal adalah kamera dan musik itu yang pasti akan ada keunggulan produk yang diluncurkan vivo. Karena riset, tidak melulu soal teknologi, dari segi konsumen juga."
Di acara Media Gathering Vivo Indonesia di Bandung, awak media berkesempatan mencoba smartphone Vivo Nex S yang tidak menutup kemungkinan dijual di Indonesia.
Vivo Nex (Foto: Vivo)
Vivo Nex S hadir dengan inovasi kamera pop-up alias kamera geser. Vivo mengklaim mereka adalah vendor smartphone yang mengenalkan teknologi kamera geser pertama di dunia, dan menyebutnya sebagai Elevating Camera. Inovasi tersebut diumumkan tepat di ajang Mobile World Conference (MWC) 2018 di Barcelona dengan prototipe Vivo Apex.
ADVERTISEMENT
Vivo Nex S juga hadir tanpa bezel di bodinya, sehingga layar jadi terlihat luas. Untuk mengakalinya, Vivo menggunakan kamera selfie yang bisa dimunculkan di bagian atas ponsel saat dibutuhkan. Jadi, kamera selfie itu bisa disembunyikan saat tidak digunakan.
Vivo Nex S menggunakan layar OLED berukuran 6,59 inci beresolusi 1080 pixel. Sementara untuk kamera belakangnya menggunakan sistem kamera ganda 12 MP dan 5 MP, sedangkan kamera depannya beresolusi 8 MP. Kapasitas baterai mengusung 4.000 mAh.
Dari sektor dapur pacu, Vivo Nex S menjanjikan performa luar biasa karena pakai cip Qualcomm Snapdragon 845, RAM 8 GB, dan pilihan memori internal 128 GB atau 256 GB.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan