kumparan
2 Sep 2019 18:55 WIB

Layanan Telepon dan SMS Telkomsel di Papua Sudah Pulih 98%

Telkomsel Smart Office di Jakarta. Foto: Jofie Yordan/kumparan
Telkomsel kembali memberikan informasi terbaru soal layanan telepon dan SMS mereka di Papua setelah sempat mengalami gangguan sejak 29 Agustus 2019. Operator seluler itu berkata, kedua layanannya itu sudah pulih 90 persen per Senin (2/9).
ADVERTISEMENT
Proses pemulihan layanan telepon dan SMS Telkomsel itu naik 8 persen dibanding laporan terakhir mereka pada Sabtu (31/8) lalu, yang menyebutkan kondisi kedua layanan sudah mencapai 90 persen.
“Tinggal 2 persen. BTS (base transceiver station) kita itu masih putus, tapi sekarang hari ini dan besok itu sudah disolusikan. Mudah-mudahan, di akhir minggu ini 100 persen BTS bisa up lagi,” ujar Aldin Hasyim, GM External Corporate Communication Telkomsel, saat ditemui di Telkomsel Smart Office, Jakarta, pada Senin (2/9).
Logo jaringan internet 4G LTE Telkomsel. Foto: Dok. Telkomsel
Aldin juga menyampaikan, bahwa gangguan yang dialami oleh jaringan Telkomsel disebabkan oleh terbakarnya fiber optik mereka di Abepura. Adapun pihak Telkomsel saat ini sedang berupaya untuk membenahi kerusakan tersebut.
“Sekarang lagi proses pembenaran. Cuma kalau malam kita benerinnya enggak bisa, karena ada risiko. Begitu siang hari, kita jalan dikawal oleh teman-teman TNI dan Polri. Semoga 1-2 hari ini bisa beres,” tambahnya.
ADVERTISEMENT
Meski begitu, Telkomsel masih belum mau mengungkap kapan layanan internetnya dinormalisasi di Papua. Menurut Aldin, hal ini masih menunggu keputusan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).
Layanan internet di Papua sendiri sedang diblokir sejak 21 Agustus 2019. Pemblokiran tersebut merupakan langkah preventif yang diupayakan oleh pemerintah untuk mencegah konten-konten provokatif yang beredar.
Kominfo juga masih belum menetapkan kapan layanan internet di wilayah Papua kembali dibuka. Menurut mereka, pemblokiran internet akan dihentikan hanya ketika situasi kembali normal dan kondusif.
"Tunggulah saya koordinasi dulu sama menkopolhukam, sekarang semuanya dikoordinasikan oleh Menkopolhukam (Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto). Jelas di rapat sebelumnya Jumat (30/8) juga begitu. Pemulihan secepatnya. Pemulihan itu kan banyak, ya keamanan, internet, dan situasi yang kondusif," jelas Menteri Kominfo Rudiantara pada Sabtu (31/8) lalu.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan