Pencarian populer

Mengenal Sertifikat IP68 di Ponsel Tahan Air dan Debu

Samsung Galaxy A7 (2017) diceburkan ke air. (Foto: Jofie Yordan/kumparan)

Kalau punya ponsel yang diklaim tahan air, jangan buru-buru mengajaknya berenang. Ketahui dulu arti sertifikat internasional yang melekat padanya, barulah bisa leluasa serta mengetahui batasan saat mengajaknya berenang.

Ponsel tahan air yang belakangan ini dilepas ke pasar, kebanyakan menyabet sertifikat IP68. Seperti yang ada pada ponsel Samsung Galaxy A3, Galaxy A5, dan Galaxy A7, edisi 2017, yang telah dijual di Indonesia pada awal Februari ini.

IP68 sendiri merupakan kode sertifikat yang ditetapkan dan diterbitkan oleh Komisi Elektroteknik Internasional (International Electrotechnical Commission/IEC) sebagai sistem untuk mengklarifikasikan tingkat pengamanan pada peralatan elektronik.

Kode IP sendiri adalah singkatan dari International Protection, atau biasa disebut juga Ingress Protection Marking. Di belakang kode itu biasanya diikuti dengan dua digit angka. Dalam contoh Galaxy A edisi 2017, kode yang muncul setelah huruf IP adalah angka 6 dan 8. Mari usut makna di balik dua angka itu.

Angka 6 berarti perangkat tersebut terlindung secara total dan menyeluruh sehingga debu tidak akan masuk ke dalam komponen perangkat.

Lalu angka 8 di bilangan kedua, mewakili ketahanan terhadap air dengan kedalaman lebih dari 1 meter (maksimal 3 atau 4 meter) tanpa adanya batas durasi waktu perendaman.

Kebanyakan vendor ponsel pintar menyarankan untuk membawa produknya berenang pada kedalaman 1,5 meter selama 30 menit. Ini bisa jadi adalah batasan yanh dinilai aman.

Apakah dengan demikian perangkat IP68 itu dapat disebut sebagai perangkat yang seoenuhnya tahan air dan debu? Jawabannya: itu semua tergantung medan.

Perangkat IP68 dapat dikatakan aman-aman saja jika pengguna menyelupkannya ke dalam bak mandi atau kolam renang sekalipun. Namun, perangkat IP68 belum tentu bisa bertahan jika pengguna membawanya jalan-jalan menyelami laut.

Hal yang sama juga berlaku pada gelar tahan debunya. Walau disebut demikian, perangkat bersertifikat IP68 akan sulit bertahan pada pasir di pantai yang cenderung memiliki suhu cukup panas akibat sengatan sinar matahari.

Semua itu dikarenakan saat pengujian sertifikasi jetahanan air dan debu dilakukan pada kondisi tertentu saja. Untuk air, misalnya, para penguji biasa melakukannya dengan air tawar, bukan dengan air asin atau air laut yang memiliki kadar garam yang tinggi.

Jika memiliki ponsel pintar bersertifikat IP68 dan berencana melakukan uji air atau debu secara ekstrem, pastikan baca buku petunjuk dan garansi yang diberikan si produsen sebelum melakukannya. Dari sana bisa jadi tercantum keterangan yang menjelaskan bahwa kerusakaan yang diakibatkan kelalaian pengguna tidak akan ditanggung garansi.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.60