kumparan
25 Mar 2019 22:02 WIB

Oppo Tetap Pede Meski Persaingan Smartphone Makin Ketat

Smartphone Oppo A7. Foto: Bianda Ludwianto/kumparan
Pasar smartphone Indonesia semakin ramai dengan berbagai produk yang dirilis dan juga hadirnya brand-brand baru. Di awal tahun 2019 saja, sejumlah brand smartphone mulai menggempur pasar dengan merilis berbagai produk terbaru mulai dari segmen entry level hingga kelas flagship.
ADVERTISEMENT
Salah satu potensi pasar yang menguntungkan adalah segmen menengah yang menjadi incaran para brand smartphone di Indonesia. Semua berlomba-lomba untuk merajai segmen pasar ini.
Salah satu produsen smartphone di Indonesia, Oppo, tetap percaya diri untuk bisa meraih keuntungan dari segmen pasar kelas menengah. Meski saat ini hampir semua brand smartphone bermain di kelas ini.
"Walaupun brand sebelah banyak rilis jajaran produk terbaru di kelas menengah, kita tetap optimistis masih kuat segmen kita di sini. Dan hasilnya kita tetap untung-untung aja kok," ungkap Public Relations Manager Oppo Indonesia, Aryo Meidianto, di sela acara peluncuran Oppo A5s di Jakarta, Senin (25/3).
PR Manager Oppo Indonesia, Aryo Meidianto, pamer Oppo R17 Pro. Foto: Bianda Ludwianto/kumparan
Lebih lanjut Aryo mengungkapkan strategi Oppo yang setiap tahun merilis delapan produk terbaru sangat menguntungkan, dibanding mengeluarkan berbagai produk yang belum tentu merata diterima pasar.
ADVERTISEMENT
"Begini saat Oppo merilis delapan smartphone terbaru, produk laris seenggaknya produk yang paling murah lakulah. Tapi kalau kita ngeluarin banyak produk smartphone seperti brand sebelah setiap tahunnya belum tentu," terangnya.
Hingga di penghujung Maret 2019, Oppo sudah merilis empat produk smartphone terbaru yang akan bersaing di semua segmen, kelas flagship ada seri R17 Pro, kelas menengah ada seri F11 dan F11 Pro, dan di kelas entry level Oppo punya seri A5s yang baru dirilis 25 Maret 2019.
Smartphone Oppo A5s. Foto: Bianda Ludwianto/kumparan
Menurut data lembaga riset IDC pada kuartal ketiga 2018, pasar smartphone Indonesia masih dikuasai Samsung dengan raihan pangsa pasar sebesar 28 persen. Sementara itu di posisi kedua ada Xiaomi dengan 24 persen.
ADVERTISEMENT
Oppo sendiri bertengger di posisi ketiga dengan 19 persen dan Vivo di posisi kelima dengan 13 persen.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan