Pencarian populer

Rekor! Tahun Ini Kosta Rika Gunakan Energi Terbarukan Selama 300 Hari

Kosta Rika (Foto: Goodfreephotos)

Tak hanya terkenal sebagai salah satu destinasi wisata terbaik di Amerika Tengah, Kosta Rika pun memiliki sebuah misi ambisius dalam hal energi bersih terbarukan.

Negara pengonsumsi gula terbanyak di dunia itu berencana untuk menjadikan energi bersih terbarukan sebagai sumber utama pembangkit listriknya.

Setelah sebelumnya pada tahun 2016 Kosta Rika berhasil menggunakan listrik dari energi bersih terbarukan selama 250 hari, negara yang diapit Nikaragua dan Panama itu nampaknya akan kembali memecahkan rekor tersebut pada tahun ini.

Sejauh ini Kosta Rika telah berhasil melalui 300 hari dengan menggunakan listrik yang didapat dari energi bersih terbarukan, 50 hari lebih lama dibandingkan tahun lalu. Padahal, tahun 2017 masih tersisa satu bulan lagi.

Kosta Rika (Foto: Dennis Tang/Flickr)

Dilansir Science Alert (23/11), dari data yang dikeluarkan oleh Pusat Nasional untuk Kontrol Energi Kosta Rika, 99,62 persen listrik yang diproduksi negara itu berasal dari lima sumber energi bersih terbarukan.

Menempati tempat teratas ada penghasil listrik dari tenaga air yang menopang 78,26 persen listrik Kosta Rika yang kemudian diikuti dengan tenaga angin dengan 10,29 persen, tenaga panas bumi 10,23 persen, tenaga biomassa serta solar 0,84 persen, dan hidrokarbon 0,38 persen.

Ketika sumber-sumber tersebut mengalami gangguan atau tidak tersedia barulah jaringan listrik Kosta Rika beralih pada tenaga termal cadangan untuk sumber listrik.

Terakhir kali Kosta Rika terpaksa menggunakan tenaga cadangan tersebut adalah pada tanggal 1 Mei lalu, yang berarti selama lebih dari 200 hari berturut-turut setelahnya Kosta Rika hanya menggunakan energi bersihnya untuk memproduksi listrik.

Hal tersebut adalah peningkatan dari tahun-tahun sebelumnya. Sebelum tahun 2017 ini, Kosta Rika hanya mampu menggunakan energi bersih sebagai sumber listrik selama 76 hari berturut-turut saja.

Kosta Rika (Foto: Wikimedia Commons)

Kendati demikian, capaian Kosta Rika dalam penggunaan energi bersih terbarukan ini baru pada tahap produksi listrik saja. Sebab, sampai saat ini Kosta Rika masih menggunakan bahan bakar fosil untuk kendaraan dan penghangat ruangan di gedung-gedung.

Akan tetapi jika dibandingkan dengan kebanyakan negara lain di dunia, tentulah Kosta Rika bisa menjadi sebuah contoh bagaimana energi bersih terbarukan bisa menopang kebutuhan listrik dari suatu negara.

"Sekarang adalah waktu yang tepat untuk membantah mitos bahwa suatu negara harus memilih antara pembangunan di satu sisi dengan perlindungan pada lingkungan, energi terbarukan, kualitas hidup pada sisi yang lainnya," kata Monica Araya, pendiri Grup Costa Rica Limpia yang fokus pada energi terbarukan, di acara TED Talks pada tahun 2016.

Ia juga pernah menjelaskan pada Yale Environment 360 bahwa meski Kosta Rika terbantu dengan lokasi geografisnya dalam hal pengembangan energi listrik tenaga air, negara lain juga bisa mengembangkan listrik yang ramah lingkungan dengan mulai berpikir mengenai efek jangka panjang.

Kesuksesan Kosta Rika dalam bidang produksi listrik dari energi bersih terbarukan ini dapat dicontoh oleh Indonesia.

Memiliki luas wilayah lebih dari 5 juta kilometer persegi, potensi Indonesia dalam bidang energi bersih terbarukan seperti tenaga air, tenaga surya, panas bumi dan biomassa dapat dikatakan melebihi Kosta Rika yang luasnya hanya sekitar 51 ribu kilometer persegi, hanya sedikit lebih besar dari Jawa Timur.

Seperti yang Araya katakan, kita harus mulai berpikir jangka panjang demi membantu menciptakan dunia yang lebih baik bagi generasi penerus.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.23