Pencarian populer

Samsung Tunda Peluncuran Smartphone Layar Lipat Galaxy Fold

Samsung Galaxy Fold bisa membuka tiga aplikasi sekaligus dalam satu layar. Foto: Jofie Yordan/kumparan

Konsumen yang telah menanti kehadiran smartphone layar lipat pertama Samsung, yaitu Galaxy Fold, tampaknya harus bersabar. Samsung memutuskan untuk menunda peluncuran Galaxy Fold dalam waktu yang belum ditentukan.

Sebelumnya, Galaxy Fold yang diperkenalkan pada akhir Februari lalu ini direncanakan bakal dirilis pada 26 April 2019 di AS dan 3 Mei 2019 di Eropa. Harga Galaxy Fold dibanderol mulai 2 ribu dolar AS atau sekitar Rp 28 juta.

Penundaan ini dipicu dengan adanya masalah layar yang dialami reviewer dari beberapa media.

"Kami ingin pelanggan kami memiliki pengalaman terbaik (dengan Galaxy Fold). Oleh karena itu setelah ada laporan awal, kami memutuskan untuk menunda merilis Galaxy Fold untuk memastikannya memenuhi standar tinggi yang Anda harapkan dari kami,“ kata Samsung, dilansir The Verge.

Smartphone Samsung Galaxy Fold. Foto: Samsung

Menurut laporan The Wall Street Journal, Galaxy Fold baru akan dirilis paling cepat pada Mei 2019. Samsung sendiri akan memberikan informasi kapan perangkat smartphone layar lipatnya itu bisa dinikmati konsumen.

Bagi pelanggan yang sudah melakukan pre-order akan diberi pemberitahuan kapan perangkat Galaxy Fold dikirim dalam waktu dua minggu ke depan atau tepatnya pada 6 Mei 2019.

"Kami berencana mengumumkan tanggal rilis (baru) dalam beberapa pekan mendatang," ungkap Samsung.

Masalah layar pada Galaxy Fold

Saat diuji pertama kali oleh beberapa media, ditemukan daya tahan Galaxy Fold bermasalah. Setelah unitnya digunakan dalam beberapa waktu ditemukan masalah pada layar.

Beberapa unit rusak setelah lapisan pelindung ditarik dari layar. Kerusakan pada layar perangkat Galaxy Fold itu berupa retak atau berkedip-kedip.

Samsung mengatakan melepas lapisan pelindung layar utama dapat menyebabkan kerusakan pada Galaxy Fold. Perusahaan juga berjanji untuk memberitahukan hal tersebut kepada pelanggan.

“Temuan awal dari masalah yang dilaporkan pada layar dapat dikaitkan dengan area engsel. Ada juga ditemukan komponen di dalam perangkat mempengaruhi kinerja layar,” kata Samsung.

DJ Koh, President of Samsung Electronics, memamerkan Galaxy Fold. Foto: Jofie Yordan/kumparan

Samsung berjanji akan mengambil langkah-langkah untuk memperkuat perlindungan layar Galaxy Fold. Seperti melakukan beberapa rekayasa ulang perangkat keras itu.

Selain itu, perusahaan juga akan meningkatkan panduan tentang perawatan dan penggunaan layar termasuk lapisan pelindung sehingga pelanggan mendapatkan hasil maksimal dari Galaxy Fold.

Meski mengecewakan, penundaan ini tentu menjadi langkah yang tepat. Jangan sampai masalah serupa terjadi pada perangkat-perangkat Galaxy Fold yang dipasarkan secara luas nantinya.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Senin,20/05/2019
Imsak04:25
Subuh04:35
Magrib17:47
Isya18:59
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.20