kumparan
12 Feb 2018 16:13 WIB

Setelah Astra, Blibli Umumkan Beri Investasi ke Go-Jek

Situs e-commerce, Blibli. (Foto: Aditya Panji/kumparan)
Tak hanya Astra International, perusahaan on demand berbasis aplikasi Go-Jek ternyata turut mendapatkan investasi dari perusahaan modal ventura milik Djarum, yaitu Global Digital Prima (GDP) Venture. Investasi ini dikucurkan bukan oleh GDP Venture secara langsung, melainkan melalui anak usahanya yaitu perusahaan e-commerce Blibli alias PT Global Digital Niaga (GDN).
ADVERTISEMENT
Blibli melihat Go-Jek memiliki kemampuan untuk menghadirkan layanan applicable online solution yang inovatif, jangkauan konsumen yang luas, dan mampu menjawab berbagai kebutuhan masyarakat. Hal ini yang membuat Blibli memutuskan untuk berinvestasi terhadap Go-Jek.
"Ada banyak kesamaan antara GDN (Blibli) dan Go-Jek yang bisa dikolaborasikan dalam hal membuka akses yang semakin luas bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk berpartisipasi dalam pengembangan ekonomi digital, pengembangan jasa logistik, merchandising, dan tak menutup kemungkinan untuk jangka panjang kami akan melakukan pengembangan teknologi ataupun pembangunan produk bersama," ujar CEO Blibli, Kusumo Martanto, dalam acara pengumuman kolaborasi antara Blibli dan Go-Jek, di Hotel Ayana Midplaza, Jakarta, Senin (12/2).
CEO BliBli Kusumo Martanto (Foto: Selfy Sandra Momongan/kumparan)
Baik Blibli maupun Go-Jek percaya teknologi dapat menjadi kunci pendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Dengan pertumbuhan pesat platform marketplace online di Indonesia, teknologi disebut memiliki peran penting di sektor ekonomi digital.
ADVERTISEMENT
CEO Go-Jek Nadiem Makarim, yang turut hadir dalam acara tersebut, menyatakan Blibli dan Go-Jek memiliki visi yang sama untuk mendorong produktivitas dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.
"Kami akan menjajaki berbagai peluang kemitraan termasuk dengan lini usaha e-commerce dari GDN yaitu Blibli.com, dan dengan anak usaha atau afiliasi lainnya dari grup GDN," kata Nadiem.
Kolaborasi strategis Blibli dan Go-Jek. (Foto: Astrid Rahadiani/kumparan)
Blibli tidak mengungkap nilai investasi yang dikucurkan untuk Go-Jek. Tapi, yang pasti mereka ikut bergabung dalam putaran pendanaan yang sama dengan Google dan Astra International.
Astra sendiri baru saja mengumumkan pendanaan mereka untuk Go-Jek, yang nilainya mencapai 150 juta dolar AS atau sekitar lebih dari Rp 2 triliun. Angka ini membuat Astra menjadi investor lokal terbesar di Go-Jek, menurut Nadiem.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan