kumparan
10 Sep 2018 14:10 WIB

Setelah Pensiun dari Alibaba, Jack Ma Akan Kembali Jadi Guru

Pendiri Alibaba Group, Jack Ma (Foto: Reuters/Stringer)
Masa depan Jack Ma di Alibaba Group akhirnya terungkap. Dalam sebuah rapat umum pemegang saham tahunan pada Senin (10/9), Jack Ma memutuskan bakal melepas jabatannya sebagai executive chairman dan digantikan oleh CEO Daniel Zhang, pada September 2019 mendatang.
ADVERTISEMENT
Setelah posisinya digantikan oleh Zhang, tepat di hari ulang tahunnya yang ke-55 setahun mendatang, Jack Ma tidak hanya menikmati masa pensiunnya dengan menjadi filantropi seperti Bill Gates. Ia juga berjanji akan kembali menjadi guru.
Jack Ma, yang punya nama China Ma Yun, selalu mencintai dunia pendidikan. Menurutnya, di bidang inilah ia bisa merasakan kebahagiaan.
"Saya juga ingin kembali ke dunia pendidikan, dunia yang selalu memberikan saya kebahagiaan karena saya mencintai apa yang saya lakukan. Dunia ini sangat besar dan saya masih muda, maka saya akan terus mencoba hal baru - saya bisa mewujudkan mimpi baru, bukan?," tulis Jack Ma dalam surat yang ditujukan kepada dewan direksi dan pelanggan Alibaba.
Pendiri dan Chairman Alibaba, Jack Ma. (Foto: Philippe Wojazer/Reuters)
Jack Ma adalah mantan guru bahasa Inggris dengan upah bulanan 12 dolar AS. Ia pernah mengajar di Hangzhou Dianzi University, setelah lulus kuliah di Hangzhou Teacher's Instiute (sekarang Hangzhou Normal University) pada tahun 1988.
ADVERTISEMENT

Sebagai orang yang pernah berprofesi sebagai guru, saya sangat bangga akan apa yang saya telah capai. Para guru selalu ingin murid-muridnya ebih sukses dari dirinya, oleh karena itu, saya dan perusahaan bertanggung jawab untuk menjadikan generasi yang lebih muda dan lebih berbakat untuk mengambil alih peran-peran kepemimpinan agar mereka bisa mewariskan misi kita untuk 'memudahkan seluruh masyarakat untuk melakukan bisnis di mana saja.

- Jack Ma

Penggemar seni bela diri Tai Chi ini kemudian ikut mendirikan Alibaba pada 1999. Perusahaan itu didirikan di Hangzhou, kota kelahiran Jack Ma, sebagai bisnis e-commerce dengan modal awal 60 ribu dolar AS, dan dalam waktu kurang dari dua dekade telah berkembang menjadi perusahaan teknologi raksasa senilai 420 miliar dolar AS.
ADVERTISEMENT
Alibaba kini menjalani bisnis di bidang jual-beli online, pembayaran tanpa uang tunai, komputasi awan (cloud), kecerdasan buatan, dan bahkan film-film Hollywood. Perusahaan saat ini memiliki lebih dari 86.000 karyawan.
Sementara Jack Ma sekarang menjadi salah salah satu orang terkaya di China. Kekayaan bersihnya mencapai 36,6 miliar dolar AS atau sekitar Rp 543,4 triliun, menurut Forbes.
Kantor Alibaba di Malaysia. (Foto: Lai Seng Sin/Reuters)
"Saya telah menaruh banyak pemikiran dan persiapan ke dalam rencana suksesi ini selama sepuluh tahun. Saya senang mengumumkan rencana hari ini berkat dukungan dari Alibaba Partnership dan dewan direksi kami," ucap Jack Ma.
"Saya juga ingin mengucapkan terima kasih khusus kepada semua rekan Alibaba dan keluarga Anda, karena kepercayaan, dukungan, dan usaha bersama kami selama 19 tahun terakhir telah mempersiapkan kami untuk hari ini dengan keyakinan dan kekuatan."
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan