Pencarian populer

Video Game Bakal Dilombakan di Olimpiade 2024?

Bermain konsol game Sony PlayStation 4. (Foto: Ina Fassbender/Reuters)

Olahraga elektronik atau yang biasa disebut e-sport terus mendapat pengakuan sebagai kompetisi yang layak untuk dilombakan di ajang prestisius. Setelah Asian Games 2022 mengumumkan e-sport akan menjadi salah satu cabang yang dilombakan, Olimpiade Paris 2024 mulai mempertimbangkan untuk mengambil langkah yang sama. Ketua Komite Olimpiade Paris, Tony Estanguet, telah mengkonfirmasi jika dirinya sudah berbicara dengan Komite Olimpiade Internasional (International Olympic Committee/IOC) dan perwakilan e-sport mengenai rencana dimasukannya video game sebagai cabang perebutan medali di kompetisi olahraga terbesar di dunia itu. "Kami harus melihat ke sana karena kami tidak bisa mengatakan, 'Itu bukan kami. Itu bukan tentang Olimpiade'. Anak muda, ya mereka tertarik dalam e-sport dan semacamnya. Mari kita lihat ke sana. Temui mereka. Mari dicoba jika kita menemukan sebuah jalan untuk itu," ujar Estanguet, dilansir The Guardian. Paris rencananya akan dikonfirmasi sebagai tuan rumah dari Olimpiade 2024 saat konferensi yang diadakan IOC pada bulan September mendatang di Peru. Hasil dari konferensi ini juga akan mengumumkan Los Angeles sebagai tuan rumah Olimpiade 2028.

eSport (Foto: ESLCS/Facebook)

"Saya tidak ingin mengatakan tidak dari awal. Saya pikir menarik untuk berkomunikasi dengan IOC, dan mereka, keluarga e-sport, untuk memahami lebih baik bagaimana prosesnya dan mengapa (e-sport) bisa sukses," lanjut Estanguet. Program Olimpiade 2024 sendiri baru akan dirancang pada tahun 2019.

Sebelumnya, Dewan Olimpiade Asia (Olympic Council of Asia/OCA) sudah mengumumkan e-sport bakal menjadi salah satu cabang yang dilombakan di Asian Games 2022 di China. E-sport rencananya akan diuji coba terlebih dahulu di Asian Games 2018 di Indonesia. Beberapa game yang akan dipertandingkan dalam turnamen tersebut adalah game dengan genre MOBA (Multiplayer Online Battle Arena), RTA (Real Time Attack), hingga FIFA 17. Kompetisi video game atau e-sport sukses meraup pendapatan sebesar 493 juta dolar AS pada 2016 dari penonton global yang mencapai 320 juta orang. Tak aneh jika pertandingan video game ini semakin diperhitungkan dan mulai dilirik untuk dilombakan di kompetisi olahraga internasional.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.38