kumparan
26 Sep 2018 13:43 WIB

Wikipedia 'Gembok' Artikel Profil Capres dan Cawapres, Apa Alasannya?

Turki Blokir Wikipedia (Foto: REUTERS/Yves Herman)
Pengurus Wikipedia bahasa Indonesia sejak 21 September 2018 memberikan perlindungan terhadap artikel profil para capres dan cawapres yang akan maju dalam Pilpres 2019 mendatang. Profil dari pasangan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin serta pasangan Prabowo Subianto serta Sandiaga Uno, kini telah berada dalam mode "perlindungan sebagian."
ADVERTISEMENT
Mode perlindungan sebagian itu ditandai dengan adanya simbol gembok warna abu-abu di sisi kanan artikel profil. Mode ini sering dipakai untuk melindungi halaman yang seri divandal oleh pengguna anonim.
Dalam penjelasan di halaman resmi Wikipedia, mode perlindungan sebagian akan membuat artikel hanya dapat disunting oleh pengguna yang sudah terkonfirmasi secara otomatis, termasuk para pengurus.
Menurut salah satu pengurus Wikipedia bahasa Indonesia, Bonaventura Aditya Perdana, fitur "perlindungan sebagian" membuat artikel tidak dapat disunting oleh pengguna anonim karena selama ini profil capres dan cawapres yang akan bertarung tahun depan, paling sering dirusak oleh akun anonim.
Dengan mode perlindungan sebagian, sebuah artikel hanya bisa disunting oleh pengguna yang sudah melakukan login. Di sini, para pengurus Wikipedia dapat memantau alamat email atau IP address yang melakukan penyuntingan artikel.
ADVERTISEMENT
"Kalau ada pengguna atau alamat email yang menyunting dengan merusak artikel, kita bisa mengetahui alamat email-nya, atau bahkan memblokirnya agar tidak bisa melakukan penyuntingan artikel," kata Bonaventura kepada kumparan, Senin (24/9).
Globe mini logo Wikipedia. (Foto: Lane Hartwell via Wikimedia Commons (CC BY-SA 3.0))
Pembatasan macam ini dinilai Bonaventura masih memberi kesempatan kepada pengguna terdaftar untuk melakukan penyuntingan artikel dan ini sejalan dengan semangat Wikipedia sebagai ensiklopedia bebas dan terbuka untuk siapa saja.
Perlindungan terhadap profil capres-cawapres dilakukan Wikipedia jelang masa kampanye politik yang dimulai pada 23 September. Di masa ini, kampanye politik juga akan dilakukan secara online. Tim sukses masing-masing kubu akan memanfaatkan platform digital untuk berkampanye.
Dalam pengundian nomor urut Pilpres 2019 di KPU, pasangan Jokowi dan Ma'ruf mendapatkan nomor urut 1, serta Prabowo dan Sandi nomor urut 2.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan