kumparan
5 Jul 2018 12:58 WIB

10 Negara Terbaik di Dunia yang Wajib Dikunjungi di 2018

Pagi di Gurun Atacama (cover). (Foto: Flickr/Dean Treszie)
Lonely Planet, sebuah situs panduan traveling sekaligus buku panduan perjalanan ternama baru-baru ini meluncurkan daftar tempat terbaik yang wajib dikunjungi.
ADVERTISEMENT
Tempat-tempat tersebut dikelompokkan dalam empat kategori, yaitu kota, negara, wilayah, dan harga.
Dilansir Lonely Planet, ini dia 10 negara terbaik yang wajib kamu kunjungi. Yuk disimak, siapa tahu bisa jadi referensi untuk merancang rencana perjalanan kamu di liburan tahun ini ataupun tahun-tahun mendatang:
1. Chile
Pegunungan Andes. (Foto: Flickr/robcampe)
Menjadi rumah bagi enam situs warisan dunia UNESCO, Chile, sering kali 'tertutupi' dengan negara lain yang juga berada di kawasaan Amerika Latin.
Hal ini wajar saja terjadi, karena kamu membutuhkan biaya 'ekstra' ketika berkunjung ke sana jika dibandingkan dengan negara lainnya, seperti Meksiko, Argentina, atau Brasil.
Rupanya, perbedaan harga ekstra tersebut diakibatkan lokasi Chile yang terisolasi. Chile sendiri berbatasan dengan Samudera Pasifik di sebelah barat dan dilintasi Pegunungan Andes. Gurun Atacama yang kering membatasi Chile di sebelah utara, dan selatannya berbatasan dengan Patagonia.
Pulau Paskah. (Foto: Flickr/Tim Haye)
Meski begitu, berkunjung ke Chile mampu memberikan kamu sensasi liburan yang berbeda. Di tempat ini kamu tidak hanya bisa menjelajah gurun kering, tapi juga bisa menikmati dinginnya salju atau bercengkrama dengan penguin di Humboldt Penguin Reserve. Sempatkan juga dirimu untuk menyambangi Pulau Paskah dan menikmati white wine dari Casablanca.
ADVERTISEMENT
2. Korea Selatan
Plesiran di taman (Foto: Dokumen Pribadi)
Terkenal karena K-Pop Wave, Negeri Ginseng ini memiliki berbagai atraksi wisata menarik. Berbagai kota di Korea Selatan, seperti Seoul, Busan, dan sekitarnya dikenal sebagai tempat yang menyuguhkan beragam wisata menarik.
Menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Dingin 2018, Korea Selatan menyediakan berbagai pilihan transportasi umum yang aman dan nyaman digunakan. Misalnya saja bus atau kereta api dengan kecepatan tinggi.
Baekyangsa Temple (Foto: Flickr.com/Jae)
Kamu bisa menikmati berbagai istana Korea Selatan Zaman Dahulu di Seoul dan Jeonju, berburu buku di Bosu-dong Book Store Alley, melihat rumah tradisional di Busan, dan menikmati indahnya lautan di Jeju.
Selain itu, daerah Jeollanamdo juga bisa menjadi alternatif pilihan bagi wisatawan Muslim, karena daerah ini telah ramah Muslim dengan menyediakan 22 restoran halal yang bisa kamu pilih.
ADVERTISEMENT
3. Portugal
Algarve, Portugal. (Foto: Flickr/SaraS)
Dikenal karena pesepak bolanya yang tampan, seperti Christiano Ronaldo, Portugal ternyata mampu meraih peringkat tiga negara terbaik untuk dikunjungi versi Lonely Planet.
Berbatasan dengan Spanyol, Portugal atau yang dikenal juga sebagai Porto mampu meraih animo traveler dunia dengan pilihan wisatanya. Dalam dua tahun terakhir, Portugal membuka sederet museum indah, seperti MAAT (Museum of Art, Architecture, and Technology) dan Air Museum.
MAAT. (Foto: Flickr/mompl)
Selain itu, pada tahun 2016 sekitar 300 pantai di Portugal mendapatkan sertifikasi Blue Flag. Blue Flag adalah sertifikat yang dikeluarkan oleh Foundation for Environmental Education (FEE) bagi pantai yang sesuai dengan standar lingkungan berkelanjutan, salah satunya The Algarve.
4. Djibouti
Pulau Moucha, Djibouti. (Foto: Flickr/djibnet.com)
Berada di kawasan Afrika Timur, tepatnya di Teluk Aden, Djibouti menjadi pintu masuk menuju Laut Tengah.
ADVERTISEMENT
Merdeka pada 27 Juni 1977, negara yang bertetangga dengan Ethiopia ini didiami tiga suku besar, yaitu Somali, Afar, dan Arab. Meski begitu, karena lama dijajah oleh Prancis, warganya terbiasa menggunakan bahasa Prancis dalam kehidupan sehari-harinya.
Berhadapan dengan Laut Merah dan pegunungan di sisi lainnya membuat Djibouti kaya pilihan liburan. Tak hanya bisa berenang dan menyelam, tetapi kamu juga bisa mendaki gunung tanpa perlu menghabiskan banyak waktu.
Lake Assal, Djibouti. (Foto: Flickr/Marc)
Selain itu, bagi kamu penggemar makanan laut, letak Djibouti yang dekat dengan Laut Merah membuatmu bisa mendapatkan seafood dengan harga yang murah.
Djibouti sendiri saat ini sedang dalam proses dramatis perobekan alam yang terjadi akibat gerakan saling tarik antar tiga lempeng tektonik. Untuk itu, kamu mesti berhati-hati saat berkunjung ke Djibouti.
ADVERTISEMENT
5. Selandia Baru
Seal Coast. (Foto: Dok. Tourism New Zealand)
Selandia Baru menawarkan berbagai pengalaman liburan dalam satu tempat. Kamu dapat menikmati hutan hujan, pantai, laut, makanan, budaya Maori, bercengkrama dengan satwa liar, seperti anjing laut, dan berbelanja hanya di satu tempat. Kamu bisa memulai liburan dari Northland atau South, tergantung daftar tempat wisata yang akan dituju.
Sandboarding di Cape Reinga, bertemu anjing laut di Seal Coast Safari, dan berkunjung ke museum, sekaligus pameran action figure, Weta Cave Workshop, bisa kamu lakukan di Negeri Kiwi ini. Keluarga Kerajaan Inggris bahkan pernah berlibur ke negara asal suku Maori tersebut.
Danau Tekapo, Selandia Baru (Foto: Dok. AirAsia)
Bagi kamu yang ingin mencoba road trip atau solo traveling, Selandia Baru bisa menjadi tujuan yang tepat. Hal ini karena Selandia Baru sangat aman dan nyaman bagi para traveler, baik untuk wanita hingga keluarga.
ADVERTISEMENT
6. Malta
Valletta, Malta. (Foto: Flickr/zacke82)
Negara kepualauan di Eropa Selatan bernama Malta ini terletak di sebelah selatan Italia. Malta memiliki tiga situs warisan dunia UNESCO, yaitu ibu kotanya, Valletta, kuil megalitikum, dan Hypogeum Hal-Saflieni yang berada di Paola.
Kuil prasejarah tersebut memahkotai perbukitan yang berada di Malta, sementara pantainya dikelilingi dengan benteng abad ke-17. Malta juga nantinya akan menjadi tuan rumah acara European Capital of Culture 2018.
Popeye Village, Malta. (Foto: Flickr/verryhappyhack)
Pada acara tersebut, kamu bisa menikmati festial film internasional, pop, dan masa baroque. Malta bisa menjadi salah satu destinasi anti-mainstream untuk pecinta budaya dan film.
Bagi yang suka menonton Popeye, kamu wajib memasukkan Malta dalam bucket listmu. Pasalnya, film musikal Popeye yang dirilis pada 1980 dan dibintangi oleh Robin Williams tersebut mengambil Malta sebagai lokasi syutingnya.
ADVERTISEMENT
7. Georgia
Tbilisi, Georgia. (Foto: Flickr/mariusz kluzniak)
Meski memiliki nama yang sama dengan negara bagian di Amerika Serikat, Georgia yang dimaksud oleh Lonely Planet adalah negara di kawasan Eropa Timur. Negara bekas Republik Uni Soviet ini berbatasan dengan Rusia, Turki, dan Armenia.
Meski hanya terbentang seluas 69.420 kilometer persegi, kamu dapat menikmati indahnya Georgia yang dihias bangunan berwarna-warni.
Bagi yang suka wine, Georgia adalah tempat paling tepat untuk kamu. Pasalnya Georgia menjadi kota tempat lahirnya wine.
Didirikan pada akhir Zaman Perunggu dan dihuni hingga abad ke-13 (Foto: Dok: Flickr/Maxwell Elliott)
Berbagai tempat yang bisa kamu kunjungi saat ke Georgia adalah Ushguli, desa tertinggi di Pegunungan Kaukasus, Tbilisi, hingga kota dalam gua tertua bernama Uplitstskhe.
8. Mauritius
Chamarel, Mauritius. (Foto: Flickr/Konrad Heine)
Terkenal karena lautannya yang jernih dan berwarna kristal seperti batu safir, pasir putih, dan berbagai resor merah, Mauritius rasanya cocok menerima predikat sebagai salah satu negara terbaik yang wajib dikunjungi.
ADVERTISEMENT
Berada di barat daya Samudera Hindia, sekitar 900 kilometer dari Madagaskar, Mauritius punya lokasi yang sempurna dan strategis.
Bahkan pada masa kolonial, Mauritius dikenal sebagai Star and Key of the Indian Ocean, karena letaknya yang strategis tersebut. Di negara ini kamu bisa menikmati berbagai aktivitas air, seperti kitesurfing, kayak laut, dan berlayar dengan pesiar.
Eureka, Mauritius. (Foto: Flickr/aakaasha)
Untuk yang senang sejarah, kamu bisa berkunjung ke Eureka. Sebuah mansion dengan pintu berjumlah 109 buah yang dibangun pada 1830 dan sekarang dijadikan sebagai museum sejarah kolonial.
9. China
Forbidden City (Foto: Denny Armandanu/kumparan)
Negara dengan penduduk terpadat di dunia ini menduduki peringkat sembilan. Dikenal karena Tembok Besar Chinanya yang ikonik, China menyimpan 'permata' lainnya. Misalnya saja Forbidden City yang dulunya adalah istana kekaisaran ternama Beijing.
ADVERTISEMENT
Bagi pecinta ketinggian, jangan lupa untuk mengunjungi Shanghai Tower yang memiliki observation deck tertinggi di dunia yang berada di lantai 118.
Shanghai Tower. (Foto: Flickr/Michael Fortier)
Menara tertinggi di China dan tertinggi kedua di dunia ini memiliki tinggi 632 meter.
Selain itu, di akhir 2017, China membuka pusat desain dan budaya bernama Design Society. Pusat desain dan budaya ini bekerja sama dengan Victoria and Albert Museum di London. Menariknya lagi, di China terdapat kereta dengan jalur baru berkecepatan tinggi yang telah dioperasikan sejak tahun 2016 lalu.
10. Afrika Selatan
Safari di Afrika Selatan. (Foto: Flickr/Flash Joerg)
Diam-diam, Afrika Selatan menjadi salah satu negara terbaik yang banyak dipilih oleh traveler dunia. Alamnya yang liar, eksotis, serta pantai dan gunung yang indah menjadi alasan mengapa Afrika Selatan layak menjadi negara terbaik yang harus dikunjungi.
ADVERTISEMENT
Buat kamu yang senang berpetualang, Afrika Selatan patut masuk ke dalam bucket list liburanmu.
Boulders Beach (Foto: flickr/01b6b00f698ec9ef8d8a6cdf5e3d5baa)
Pasalnya, di negara ini kamu bisa merasakan menyelam dengan hiu, paragliding dari atas pegunungan, hingga terbang di atas kota dan melihat satwa liar langsung di habitat aslinya.
Meski terkesan panas karena safarinya, negara yang menjadi tuan rumah FIFA World Cup 2010 ini juga menyimpan penguin lucu. Pengun Afrika ini dapat kamu temui di Boulders Beach.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan