7 Cara Menjaga Kesehatan Mental Ketika Solo Traveling

11 Oktober 2019 12:26 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi wanita solo traveling Foto: Shutter stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi wanita solo traveling Foto: Shutter stock
ADVERTISEMENT
Traveling telah terbukti secara klinis memiliki manfaat yang dapat membantu menunjang kesehatan mental seseorang. Meski tak serta-merta bisa menyelesaikan masalah atau menyembuhkan gangguan mental maupun depresi yang kamu idap, traveling bisa jadi sarana untukmu merilekskan diri dan juga pikiran.
ADVERTISEMENT
Sayangnya, traveling bukanlah perkara yang mudah bagi sebagian orang. Bagi pengidap gangguan mental, depresi, maupun gangguan kecemasan, traveling bisa jadi mimpi buruk, apalagi bila mereka bepergian sendirian. Bukannya jadi rileks, bisa jadi kamu malah merasa terdiskriminasi dan tertekan.
Memperingati World Mental Health Day yang jatuh pada 10 Oktober, berikut kumparan telah merangkum tujuh hal penting yang patut kamu pahami demi menjaga kesehatan mental saat solo traveling dari berbagai sumber. Simak ulasannya berikut.
1. Kesehatan Mentalmu adalah yang Utama
Ilustrasi menenangkan diri Foto: Shutter Stock
Kesehatan mental kamu adalah prioritas utama. Kelola tingkat stresmu, luangkan waktu untuk dirimu sendiri. Kalau memang diperlukan, travelinglah sendirian. Jangan pernah merasa bersalah karena lebih memilih solo traveling ketimbang pergi bersama teman.
ADVERTISEMENT
Jangan biarkan perasaan tidak enak atau penilaian sosial dari sekitar menekanmu. Bila suatu saat kamu mendapati dirimu tak bisa membaur dengan yang lainnya, jangan biarkan pikiran negatif datang menghantuimu. Berusahalah untuk tenang, bersabar, dan tidak membandingkan dirimu dengan orang lain.
2. Tetap Tenang dan Rileks
Ilustrasi tenang saat traveling Foto: Shutter Stocks
Kalau kamu memang tak merasa nyaman diburu waktu atau jadwal saat liburan, kamu tak mesti membuat itinerary-mu penuh dengan beragam agenda. Cukup tetapkan apa yang kamu mau atau agenda utama saja. Sehingga apabila kamu merasa tak nyaman dengan jadwal yang telah diatur sebelumnya, kamu bisa lebih fleksibel dalam mengatur waktu.
Jangan khawatir apabila jadwal tidak berjalan sesuai dengan rencana sebelumnya. Ingat, kamu ingin berlibur dan menenangkan diri, jangan buat dirimu makin tertekan. Atur nafasmu, hirup dan keluarkan pelan-pelan agar kembali tenang.
ADVERTISEMENT
3. Kerepotan atau Kewalahan saat Traveling Itu Biasa
Ilustrasi lelah bekerja Foto: Shutter Stock
Semua orang pernah merasa kewalahan saat pertama kali mendatangi lingkungan baru. Memulai percakapan dengan orang baru, mencari teman, mengurus segala sesuatunya sendiri saat traveling adalah hal-hal yang bisa membuatmu kelelahan.
Meski begitu, kamu harus tetap bersikap positif. Kelelahan atau kewalahan dalam mengatur segala sesuatu untuk liburan adalah hal yang biasa, begitu pula ketika tiba di tempat tujuan. Yakinkan dirimu senantiasa kalau kamu bisa melaluinya. Tak apa jika kamu ingin menangis karena ini, tapi ingat jangan berlama-lama. Cheer up, ya.
4. Pelan-Pelan Saja
Ilustrasi menggunakan gadget saat traveling. Foto: Shutter Stock
Meski solo traveling, jangan paksakan dirimu untuk melihat atau mengunjungi sebanyak mungkin destinasi wisata di tempat tersebut. Pelan-pelan saja, atur ritmemu dengan baik. Dorong dirimu ke luar dari comfort zone, tetapi jangan sampai membuat dirimu tertekan dan kehilangan motivasi untuk berlibur.
ADVERTISEMENT
Tak masalah jika kamu memang lebih merasa nyaman untuk tak pergi ke mana-mana dan hanya menghabiskan waktu di hotel saja. Tetap tenang dan jaga moodmu agar senantiasa baik.
5. Makanlah dengan Baik dan Jangan Lupa Minum Obat
Ilustrasi makan siang sehat. Foto: Shutter stock
Usahakan dirimu mendapat asupan nutrisi yang cukup dari makanan setiap harinya. Imbangi aktivitasmu dengan makanan yang enak dan bisa membuat hatimu senang. Pastikan makanan yang kamu konsumsi memiliki kandungan karbohidrat, protein, vitamin, lemak, dan mineral yang seimbang agar tubuhmu terasa nyaman ketika jalan-jalan.
Jangan lupa untuk minum air putih setidaknya dua liter per hari untuk menjaga tubuhmu tetap terhidrasi. Untuk melengkapinya, jangan lupa untuk membawa dan meminum obat-obatan yang tengah kamu konsumsi sesuai dengan aturan dokter. Simpan obat-obatanmu di dua wadah terpisah agar kamu tetap memilikinya walaupun terjadi hal-hal yang tak diinginkan.
ADVERTISEMENT
6. Ingat Bahwa Traveling Tak Akan Menyembuhkan atau Menyelesaikan Masalah
Ilustrasi traveler tangguh Foto: Pixabay
Ingat selalu bahwa traveling tidak akan menyelesaikan masalah atau menyembuhkan kondisi mentalmu. Meski begitu, kesehatan mentalmu setidaknya akan membaik sedikit demi sedikit jika kamu memberikan ruang bagi dirimu sendiri untuk menikmati hidup dan memanjakan diri lewat traveling.
Jadikan traveling sebagai kesempatan untuk keluar dari zona nyaman. Beri pujian pada dirimu sendiri ketika kamu mampu melakukan sesuatu yang biasanya tak dapat kamu lakukan.Dengan begitu, kamu akan kembali sebagai orang yang lebih tangguh dan lebih mampu menghadapi maupun menyelesaikan masalah.
7. Olahraga dan Meditasi
Ilustrasi gerakan Cobra Pose. Foto: Shutterstock
Olahraga dikenal sebagai salah satu moodbooster terbaik. Karenanya, sempatkanlah olahraga saat traveling. Manfaatkan fasilitas yang ada di hotel atau hostel tempatmu menginap, seperti gym atau bersepeda. Kalau kamu memiliki ruang kamar yang cukup luas, kamu bisa melakukan olahraga dengan panduan online.
ADVERTISEMENT
Atau kamu bisa pula mencoba berlari sambil mengelilingi kota pada pagi atau sore hari. Selain bisa meningkatkan mood dan kesehatan, berlari memberikanmu pengalaman berbeda dalam menikmati kota tujuan. Untuk menjaga mood, kamu bisa melakukan meditasi baik di dalam kamar maupun di taman. Dobel sehatnya.
Gimana, siap menikmati liburanmu?